Bolmong

Belum Selesai Evakuasi Korban di PETI BUSA, Menyusul Dua Korban Meninggal di PETI POTOLO

BOLMONG– Proses evakuasi korban bencana longsor di lokasi pertambangan emas tanpa izin (PETI) BUSA di Desa Bakan Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong, sejak pekan lalu belum selesai.

Menyusul lagi, kabar kecelakaan kerja di lokasi PETI. Kali ini, terjadi di lokasi PETI, Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan yang diberi nama POTOLO.

Dua penambang asal Desa Tungoi Satu, Kecamatan Lolayan, Sonti Polili (38) dan Amang (40) tewas di dalam lubang galian tambang dengan kedalaman sekira 20 meter milik Marsel Wanta, warga Kota Kotamobagu, Selasa (5/3). “Iya, kejadiannya sekira pukul 15.00 Wita sore tadi,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Lolayan, Bripka Fadly Pampaile.

Dia menjelaskan, kronologinya korban Sonti Polili yang pertama kali turun ke dalam lubang galian, dan diduga terjatuh. Kemudian korban Amang hendak menolong. Sayangnya, Amang juga ikut terjebak di dalam lubang.

Menurutnya, korban berhasil dievakuasi sekira pukul 14.30 Wita. Dugaan sementara berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh anggota Polsek Lolayan, kedua korban diduga kuat lemas akibat menghirup zat asam di dalam lubang galian.

“Ya, korban lagsung dibawa ke rumah sakit kotamobagu untuk dilakukan visum et repertum (VER). Tidak ada luka ditubuh kedua korban. Oleh pihak keluarga, kedua korban langsung dibawa ke rumah duka,” jelasnya. (Ind)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: