Bolmong

Purnawirawan Polri di Desa Pusian Ditemukan Gantung Diri

BOLMONG– Warga Desa Pusian Induk, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolmong digemparkan dengan peristiwa gantung diri, Rabu, (9/1), sekira pukul 12.30 Wita.

Berdasarkan data dari Polsek Dumoga, korban yang telah mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri itu atas nama Wellem Moctar Sani (59) yang berprofesi sebagai Purnawirawan Polri.

Kronologis kejadian itu, menurut keterangan saksi mata Fransisca Sani (32) yang merupakan anak korban, sekitar pukul 13.00 wita dirinya saat itu sedang menidurkan anaknya di dalam kamar. Tiba – tiba dipanggil oleh ibunya istri korban Sumartji Bulu untuk mencari korban, yang tidak tahu sudah pesiar ke mana, karena waktu sadah pukul 13.00 wita dimana korban sudah waktunya minum obat siang hari.

Pada saat itu juga saksi langsung mencari korban. Saat saksi hendak akan berjalan kebelakang rumah tiba-tiba sudah melihat ayahnya sudah tergantung di gudang bagian belakang rumah, dengan seutas tali nilon yang diikatkan dilata pada bagian atap gudang yang masih tersambung dengan badan rumah, dengan ukuran tali kurang lebih 50 cm.

Melihat kejadian tersebut, saksi langsung berteriak histeris sehingga ibu saksi (istri korban, red) langsung datang melihat korban dan juga langsung berteriak histeris sehingga tidak lama kemudian warga sekitar langsung berdatangan, ke rumah korban dan langsung membantu menurunkan mayat korban.

Saksi juga menjelaskan bahwa korban Saat ini sedang menjalani pengobatan rawat jalan setelah menjalani pemeriksaan pada tanggal 15 Agustus 2018 di Rumah Sakit Ratumbuisang Manado dan pada saat itu diagnosa dokter Anita Dondow bahwa korban sedang mengalami depresi ringan dan pada saat itu dokter memberikan obat kepada korban untuk rawat jalan.

Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah dan tidak merasa keberatan sehingga jenasah korban tidak lagi dibawa ke Puskesmas atau kerumah sakit.

Menurut, Kapolsek Dumoga Nico Tulandi saat menerima informasi pihaknya langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Pada tubuh korban tidak terdapat tanda-tanda kekerasan. hanya bekas lilitan tali pada leher korban dan pada anus mengeluarkan kotoran,” ungkap Kapolsek Dumoga Nico Tulandi. “Sampai dengan saat ini situasi kamtibmas khususnya di Desa Pusian masih tetap aman dan terkendali,” tambahnya. (Ind)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: