AdvertorialBolmong

Wabup Yanny Irup Upacara HUT Sulut ke 54

BOLMONG— Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulut ke 54. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong menggelar upacara di halaman Kantor Bupati Bolmong Senin, (24/9).
Wakil Bupati Bolmong Yanny Ronny Tuuk menjadi Inspektur dalam upacara mewakili Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow.
Pelaksanaan upacara itu, dihadiri oleh pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas dan pelaksana di lingkup Pemkab Bolmong.
Wakil Bupati Bolmong Yanny R Tuuk saat membacakan sambutan Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan, warga Sulut harus bersyukur, karena atas berkat, rahmat  dan penyertaan-Nya, sehingga hari ini, bersama-sama kita dapat memperingati dan merayakan HUT ke-54 Provinsi Sulut. “Semoga, seiring dengan pertambahan usia ini, kebersamaan  kita dalam membangun daerah tetap terjaga, dan progres pembangunan di Sulut ke depan juga akan semakin baik, yang pada muaranya dapat menorehkan prestasi hebat,” ungkap Wabup.
Dia menambahkan, dalam rangka menggapai visi pembangunan daerah, yakni: terwujudnya Sulut yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya, serta menjadikan Sulut sebagai salah satu pintu gerbang di Kawasan Timur Indonesia, maka telah banyak yang kita lakukan bersama sejauh ini, dimana hasilnya signifikan serta memberikan kebanggaan, yang nampak pada setiap lini sektor pembangunan, antara lain:
Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara yang pada tahun 2015 masih berada pada angka 6,12%  terus meningkat, dimana tahun 2017 berhasil mencapai angka 6,32%, jauh melebihi pertumbuhan ekonomi nasional yang berada pada angka 5,07%;
Kemiskinan yang mampu kita tekan lewat program OD-SK, hingga pada akhir tahun 2017  berada pada angka 7,9% atau menurun jauh jika dibandingkan angka kemiskinan pada tahun 2016 yakni 8,89%, dan angka pengangguran yang juga mampu kita tekan hingga 6,09% pada semester pertama tahun 2018 ini;

Angka Harapan Hidup tahun 2017 yang meningkat pada level 71,4 tahun, dari sebelumnya berada pada level 70 tahun di tahun 2016;
Peningkatan produksi padi 11,23% dan produksi daging sapi pada tahun 2018, serta produksi jagung yang sejauh ini telah mencapai 1,5 Juta Ton;
Jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sulut yang hingga September 2018 ini telah menembus angka 206.264 Orang (menurut data Imigrasi Manado).
Di samping itu, beragam prestasi di berbagai bidang pembangunan juga berhasil kita raih, seperti:

Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk pengelolaan keuangan tahun 2017;

Anugerah  KASN (KASN Award)sebagai Provinsi Terbaik kategori Kepatuhan dan Kualitas   Tata Kelola Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi tahun 2017;
Penghargaan oleh Presiden Republik Indonesia sebagai TPID terbaik tingkat Provinsi di Kawasan Sulawesi.
Kuliner Tinutuan, Musik Kulintang, Musik Bambu, Tradisi Mogama dan Ritual Monibi menjadi warisan budaya takbenda Sulut Tingkat Nasional tahun 2017;
Sulawesi Utara masuk rangking 10 Nasional dalam bidang penanganan konflik sosial, dan meraih peringkat pertama di tahun 2017 dalam penilaian Indeks Demokrasi Indonesia;
Program OD-SK yang masuk dalam TOP 99Inovasi Pelayanan Publik tahun 2018.
Lebih dari itu, tercatat pula kesuksesan Bumi Nyiur Melambai  dalam menjadi tuan  rumah penyelenggaraan event-event besar,baik skala  nasional maupun internasional, seperti perayaan  Paskah Asia (Asian Ecumenical Youth Assembly) 2018, Asian Science Camp (ASC) tahun 2018, peringatan  Hari Keluarga Nasional XXV tahun 2018, dan Lokakarya ke-28 tentang Mengelola Potensi Konflik di Laut Cina Selatan. “Berbagai capaian dan prestasi ini tentunya patut disyukuri dan dimaknai dengan rintisan kerja yang semakin paripurna, dengan tekad dan komitmen kita untuk selalu bersatu dalam bekerja, untuk menunjukan bahwa Sulut terus bekerja, dan akan terus menorehkan prestasi-prestasi yang hebat,” jelasnya membacakan sambutan Gubernur.
Lanjutnya, dalam konteks itu, melalui momentum ini, mari kita satukan niat untuk tetap menjaga sinergitas langkah dan saling bahu membahu merealisasikan berbagai agenda kerja prioritas pembangunan daerah di berbagai sektor, utamanya kemiskinan dan pengangguran, pendidikan, kesehatan, revolusi mental, infrastruktur, kedaulatan pangan, pariwisata, dan berbagai program kerja strategis lainnya, serta beragam agenda kedepan, seperti Pemilihan Umum tahun 2019. “Dalam implementasinya, mari kita terus jaga stabilitas keamanan, mari kita terus jaga kondusifitas kerukunan dan kedamaian di daerah, mari bersama-sama kita jadikan Sulawesi Utara sebagai daerah yang maju dan sejahtera, dengan prestasi hebat,” tuturnya.
Menurutnya, jika dalam event Asian Games 2018, ada slogan terkenal berbunyi “Energy of Asia”,  maka untuk menggambarkan kerukunan, persatuan  dan kesatuan serta kekuatan masyarakat dan  Pemerintah Sulawesi Utara, mari kita menjadi “Energy of Indonesia”, yang bermakna “Energi bersatu membangun Indonesia dari Sulawesi Utara”. “Demikian yang dapat saya sampaikan, akhir kata atas nama Gubernur Sulut, saya ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat  Sulawesi Utara, atas sinergitas, totalitas kerja dan pengabdiannya dalam mendukung pembangunan  daerah dan bangsa. Dirgahayu Provinsi Sulawesi Utara,” katanya mengakhiri. (Ind/Adve)
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: