Kotamobagu

14 Desa Kelola BUMDes Mulai Hasilkan PADes

 

Tampak unit usaha Pertamini milik BUMDes Kopandakan I.

PROBMR.COM, KOTAMOBAGU– Desa yang memberikan penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bersumber dari Dana Desa (Dandes) dan Alokasi Dana Desa (ADD) mulai merasakan manfaatnya. Pasalnya 14 Desa yang telah mempunyai BUMDes telah menerima Pendapatan Asli Desa (PADes) dari BUMDes.

“Desa sudah ada pendapatan sendiri, tapi untuk tahun ini belum diketahui berapa pendapatan tiap desa karena masih sedang berjalan. Nanti pada akhir tahun baru diakumulasi total pendapatan, kemudian itu dilaporkan sebagai pertanggungjawaban,” kata Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Hamdan Monigi.

Penyertaan modal bisa dari dana desa, bisa juga dari ADD. Tergantung dari kesepakatan bersama lewat rapat oleh pemerintah desa dan pengelola BUMDes. Kemudian untuk penyertoaan modalnya bisa seratus juta, dua ratus juta, lima ratus juta atau lebih.

“Yang penting ada usaha yang dikelola dan atas persetujuan bersama,” kata Hamdan Monigi.

Ia menjelaskan, masih ada satu dari 15 desa yang belum memiliki BUMDes, yakni Desa Moyag Tampoan. Sedangkan 14 desa lainnya sudah ada dan mulai jalan sejak awal tahun ini.

“Di Moyag Tampoan masih dalam proses pembentukan. Kalau tahun ini rampung bisa langsung jalan, tergantung pihak desa. Tapi kalau tidak, tahun depan sudah jalan seperti desa yang lain,” jelasnya.

Informasi didapat, BUMDes tiap desa rata-rata mengakomodir produk Usaha Kecil Menengah (UKM) serta potensi unggulan di desa masing-masing. Ada yang mengembangkan bisnis ayam potong, pertamini, gas LPG, studio foto, cafe, sewa jasa, percetakan dan lainnya. (ddj)

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: