Bolmong

Yasti Imbau Warga Lolayan Tahan Diri

BOLMONG— Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow hadiri undangan 14 Sangadi (kepala desa) se Kecamatan Lolayan, Senin (23/4). Undangan tersebut untuk membahas terkait polemik tapal batas antara Kabupaten Bolmong dan Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).
Diketahui, polemik tapal batas antara Bolmong dan Bolsel kian memanas yang membuat masyarakat kedua daerah bertetangga ini mulai terbawa situasi.
Meski begitu, Bupati Yasti mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat tanah Totabuan untuk menahan diri.  “Terkait tapal batas sudah kita serahkan ke kuasa hukum. Untuk itu saya minta kepada seluruh masyarakat Bolmong untuk menahan diri dan menunggu proses hukum yang sedang berjalan,” imbau Yasti, dihadapan 14 Sangadi dan masyarakat se Kecamatan Lolayan.
Dia menamnahkan, dirinya meyakini segala usaha baik yang sedang dilakukan Pemkab Bolmong dan masyarakat akan memberikan hasil yang baik. “Saya yakin usah-usaha kita tidak akan kalah dari upaya-upaya licik yang dilakukan oknum tertentu. Sehingga saya mengimbau agar masyarakat untuk jangan terprovokasi. Nanti setelah keputusan hukum sudah ada, dan kita dinyatakan menang, maka  jangan pernah mundur satu centimeter pun. Saya pun demikian. Jabatan akan saya pertaruhkan untuk permasalahan ini. Harga diri pemerintah dan masyarakat bagi saya paling penting,” tegasnya.
Sementara itu, Sangadi Desa Mengkang, Marsidi Kadengkang mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati. Marsidi juga mengaku salut kepada bupati yang mampu meredam emosi warga. “Terima Kasih Bupati sudah menghadiri undangan kami. Disini saya sebagai Sangadi yang paling tua umurnya di Kecamatan Lolayan mewakili desa-desa lain siap berada paling depan untuk permasalahan ini. Sebenarnya hari ini kami akan memasang papan nama batas Desa antara Bolmong dan Bolsel. Namun, karena permintaan dari Bupati kami mengurungkan, dan menunggu proses hukum,” sahut Marsidi.
Sekadar informasi, pertemuan itu merupakan tidaklanjut dari permintaan perwakilan tokoh masyarakat kecamatan Lolayan pada Maret lalu. Mereka meminta Bupati Yasti untuk menyaksikan langsung pemasangan batas antara Desa Matali Baru (Bolmong) dan Desa Adow (Bolsel). (Ind)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: