Bolmong

SDN 2 Tonom Disegel Warga karena Alasan Ini

 

BOLMONG – Puluhan Warga Desa Tonom Kecamatan Dumoga Timur menyegel SDN 2 Tonom, Senin (26/3). Alasannya, para warga yang semuanya adalah orang tua murid di sekolah itu menolak dengan pergantian kepala sekolah yang baru. Warga membentangkan spanduk dengan tulisan ”YTH BUPATI DAN WAKIL BUPATI, KAMI TIDAK MENERIMA KEPSEK LUAR DESA TONOM” dan meletakkan palang bambu di depan gerbang sekolah. Akibat aksi tersebut aktivitas belajar mengajar lumpuh, dan siswa terganggu melanjutkan kegiatan belajar mengajar. ”Ini bentuk protes kami. Karena kami menolak kepsek dari luar desa ini. Tonom ini masih banyak guru-guru potensial yang bisa diangkat kepsek,” kata sejumlah warga.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendikan Bolmong Renti Mokoginta SPd MAP mengatakan, Wisje Ratu kepsek yang diganti sudah pensiun sejak Januari 2018. Sehingga untuk mengisi kekosongan ditunjuklah Masye Mewengkang sebagai Pelaksana Harian (Plh), yang juga sebagai guru di SDN I Dumoga. ”Plh itu hanya sementara, mengingat pelaksaan ujian semakin dekat. Supaya tidak ada kekosongan, sambil menunggu pelantikan kepsek definitf. Kami harap para orang tua bisa memakluminya,” kata Renti. (sal)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: