FeatureTahukah Anda

Lebih Manjur Obat Tradisional Dibanding Obat dari Campuran Bahan Kimia

Putri Febriyanti Ghani
Oleh : Putri Febriyanti Ghani
Sekarang ini obat-obatan sudah dalam berbagai macam bentuk dan berbagai manfaat yang ada. Seperti : obat batuk, demam, flu, sakit kepala, dan masih banyak lagi. Semua macam obat-obat itu bukan hanya satu macam bentuk saja, tetapi berbagai macam bentuknya misalnya obat Paracetamol. Obat Paracetamol ini terbagi atas beberapa macam obatnya bukan hanya satu saja, dimana orang akan bingung dan meneliti obat Paracetamol itu yang lebih bagus yang mana, walaupun dari resep dokter dan apotek manapun kita melihat atau membelinya. Obat sekarang ini juga walaupun diminum dengan teratur dan sesuai anjuran dokter, tetap saja penyembuhannya akan lama dan akan ada efek sampingnya jika kita terus-menerus mengomsumsi obat-obatan tersebut.
Bahkan banyak sekali fenomena yang terjadi di masyarakat yang semakin gencar untuk melakukan perubahan dengan kembali ke masa lalu. Salah satunya adalah dengan menggunakan kembali berbagai macam obat-obatan tradisional yang berasal dari tumbuhan. Namun, tidak ada salahnya untuk perubahan seperti ini, karena perbedaan obat kimia dan obat tradisional cukup jelas dalam mencapai hasil yang baik agar mendapatkan penyembuhan dan kesehatan yang cepat.  Dimana berdasarkan asal bahan yang digunakan adalah jenis obat yang bahannya berasal dari bahan alami, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, yaitu tumbuhan.
Untuk meracik obat tradisional, tumbuhan obat yang digunakan tidak perlu dilakukan pengujian laboratorium terlebih dahulu karena sudah 100% tidak terdapat bahan-bahan yang berbahaya. Berbeda dengan obat kimia atau obat yang sudah dalam bentuk kapsul atau tablet adalah jenis obat yang bahannya berasal dari teknik sintesis pada tumbuhan obat dan campuran-campuran bahan kimia lainnya. Setiap bahan tumbuhan yang hendak diracik menjadi obat, pasti melalui pengujian laboratorium terlebih dahulu. Cara pengobatannya yaitu obat tradisional ini diperoleh dari resep nenek moyang kita. Yang di mana, racikannya sudah diperoleh secara turun-temurun.
Berbeda dengan obat yang berasal dari bahan kimia atau dalam bentuk tablet dan kapsul harus melewati suatu penelitian yang sangat panjang terlebih dahulu oleh para peneliti tersebut. Agar dapat menghasilkan kandungan yang pas untuk obat penyakit tertentu. Maka dari itu, racikan untuk memperoleh obat kimia tersebut butuh waktu yang sangat lama. Efek samping yang terjadi pada obat tradisional lebih rendah dibandingkan efek samping dari obat yang merupakan campuran bahan kimia. Alasannya terletak di dosis yang digunakan langsung berefek positif pada orang yang mengkonsumsinya. Walaupun ukuran dosis obat tradisional tidak ditentukan secara teratur, namun demikian biasanya dosis obat tradisional tidak terlalu tinggi. Selain itu, efek samping dari obat berbahan campuran bahan kimia, lebih tinggi efeknya daripada obat tradisional.
Apalagi jika orang yang mengonsumsinya melebihi dari dosis yang dianjurkan dan mengomsumsi secara berlebihan seperti yang sudah disebutkan di awal tadi, obat kimia yang bisa berupa efek samping langsung maupun tidak langsung ini, terjadi karena bahan kimia bersifat anorganik dan murni sementara tubuh bersifat organik dan kompleks. Maka bahan kimia bukan bahan yang benar-benar cocok untuk tubuh, penggunaan bahan kimia pada tubuh dianggap sebagai sesuatu yang tidak dapat terhindarkan dan digunakan secara terbatas yang dapat diterima dan ditoleransi oleh tubuh. Terutama Efek samping yang bisa ditimbulkan seperti : iritasi lambung dan hati, kerusakan ginjal, yang mengakibatkan lemak darah. Bagaimana dengan metode kesembuhan dalam penyakit?  Obat tradisional umumnya tidak hanya dapat menyembuhkan satu jenis penyakit. Sebagai contoh, ketika Anda menderita sakit flu dan perut kembung, maka obat tradisional dapat langsung menyembuhkan keduanya. Berbeda dengan obat yang dari campuran bahan kimia tersebut yang lebih fokus untuk menyembuhkan penyakit tertentu. Sebagai contoh, ketika Anda sakit flu, maka hanya akan sembuh ketika mengkonsumsi obat flu. Ketika Anda sakit demam, maka hanya akan sembuh ketika mengkonsumsi obat demam.
Maka dari itu, dapat kita ambil kesimpulannya bahwa obat tradisionallah yang sangat bagus dikomsumsi daripada obat dari campuran bahan kimia tersebut. Selain itu, orang-orang tidak perlu kawatir akan apa yang akan terjadi pada tubuh kita sendiri. Demikian juga, sebagai generasi penerus bangsa kita harus menjelaskan dan memberikan informasi kepada mereka atau masyarakat di sekitar kita tentang penggunaan obat tradisional dan obat dari campuran bahan kimia tersebut. Bukan untuk bermaksud menjatuhkan obat-obatan yang sudah dirancang dari bahan kimia, tetapi untuk mengubah diri kita dalam penyembuhan dan kesehatan kita menjadi lebih baik. (*)
* Penulis  adalah Mahasiswa Universitas Muhammadyah Malang Jurusan Fisioterapi Semester 2.

Beralamat di Desa Pinokalan, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close