Sampah Bakal “Disulap” Menjadi Bernilai Ekonomis

PROBMR.COM, KOTAMOBAGU- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kotamobagu akan menerapkan sistem Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R). Dimana sampah akan dikelolah menjadi pupuk organik mau pun biji plastic atau bahan setengah jadi yang muaranya akan bernilai ekonomis.
“Jadi pengolahan sampah kini tak harus berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kami akan mendorong pengolahan sampah menjadi hal yang bernilai, baik nilai ekonomis atau pun kesehatan lingkungan,” kata Alex Saranaung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Kotamobagu, Kamis (19/20).
Untuk sementara, penerapan TPS3R, DLH Kotamobagu baru menetapkan Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur lewat Kelompok Oyotang yang dibentuk masyarakat setempat.
“Untuk infrastruktur TPS3R yang di bangun di Kelurahan Matali akan tuntas di bulan Desember, dan di akhir Desember akan diresmikan. Sehingga, pada awal Januari tahun depan sudah bisa mengelolah sampah menjadi pupuk organik atau pun bahan setengah jadi. Yang mengelolahnya sendiri adalah masyarakat atau kelompok yang ada di kelurahan Matali,” ungkapnya.
Selain dampak ekonomis, TPS3R ini berdampak pada berkurangnya penampungan sampah di TPA yang ada di Kelurahan Mongkonai Barat saat ini. Akan ada pemisahan sampah, baik sampah organik dan anorganik untuk dikelolah.
“Sampah akan berkurang di TPA, karena sampah organik dan anorganik yang bisa didaur ulang akan ditempatkan di TPS3R untuk dikelolah,” tambahnya. (ddj)




