Polisi Kembali Olah TKP Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan

Polisi kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait teror penyiraman air keras ke penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Rekonstruksi dilakukan untuk menganalisa posisi serta peran pelaku saat di lokasi kejadian.
“Hampir semua kegiatan kasus yang berkaitan dengan kasus yang ada di konvensional tak ada salahnya untuk melakukan olah TKP untuk melihat peran dan analisa. Untuk mengetahui posisi di mana, korban dari mana, motor dari sebelah mana,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/8/2017).
Di situ, polisi melakukan analisa kejadian saat berdasarkan keterangan para saksi. “Penyidik kan bisa menganalisa sendiri. Nanti kira-kira seperti apa, yang kurang apa,” imbuhnya.
Dengan adanya olah TKP itu, penyidik memperkirakan arah kedatangan pelaku dari mana dan ke arah mana perginya. “Kami akan analisa kembali saksi-saksi dari kegiatan itu. Karena yang mengetahui kejadian gak ada,” tuturnya.
Informasi yang dikumpulkan, olah TKP itu tersebut dilakukan pada Kamis (3/8) malam di lokasi kejadian. Hasil dari rekonstruksi ini akan dievaluasi kembali oleh tim penyidik.
“Namanya perkembangan penyidik untuk mencari pelakunya dan ada barang bukti di sana, itu yang kami lakukan seperti itu,” tuturnya.
detik.com



