Nasional

Ini Keterangan Saksi Mata Sebelum Insiden Lift Jatuh di Blok M Square

Sebuah lift jatuh di Blok M Square, Jakarta Selatan

Kepolisian menyatakan dugaan awal penyebab terjatuhnya lift di Blok M Square, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017) siang, adalah kelebihan muatan. Saat terjatuh, lift tersebut dinaiki 25 orang.
Kebanyakan adalah jemaah yang baru selesai melaksanakan Salat Jumat di Masjid Nurul Iman yang terletak di lantai 7 mal tersebut. Salah satu saksi mata dari kejadian tersebut adalah Toto (33).

Ia adalah salah satu warga yang ikut menunaikan Salat Jumat di Masjid Nurul Iman. Menurut Toto, ia ikut dalam antrean jemaah di depan lift selepas jumatan. Saat itu, waktu menunjukan sekitar pukul 12.45.

Sebelum lift jatuh, Toto menyebut lift dalam kondisi penuh. Sirine lift sebenarnya sudah berbunyi sebagai penanda lift kelebihan beban dan harus ada beberapa orang dalam lift yang keluar. Namun, tanda peringatan itu tidak diindahkan orang-orang yang berada di dalam lift.

“Sudah bunyi tit…tit…tit…. Pas liftnya tutup, langsung jatuh. Banyak tadi isinya, lebih dari 10 orang,” kata Toto saat ditemui Kompas.com di lokasi kejadian.

Pantauan Kompas.com sekitar pukul 13.15, beberapa korban luka ditandu dan dibawa dengan taksi menuju Rumah Sakit Pusat Pertamina. Lift terjatuh ke lantai B (basement) yang merupakan lantai paling bawah di mal tersebut.

Di lokasi sekitar terjatuhnya lift tampak dikerumuni orang. Salah seorang saksi mata yang berada di lantai B saat kejadian, Ucok (26) mengaku mendengar suara benturan keras saat lift jatuh. “Suara gedebum!” kata dia.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris BesarĀ  menyebut lift jatuh karena tali atau sling putus hingga lift meluncur ke basement. Sampai saat ini, polisi masih mendalami kejadian tersebut.

(kompas.com)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close