Bolmong

Bupati Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Hidayah Lolak

BOLMONG – Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow melakukan peletakan batu pertama dalam pembangunan Masjid Al-Hidayah, di Desa Lolak Kecamatan Lolak, Jumat (14/8).

Ketua Panitia pembangunan Mesjid Al-Hidayah Hambali Sikona mengatakan, pembangunan Masjid Al-Hidayah ini dilakukan karena Masjid yang lama sudah tidak mampu lagi menampung jamaah Masjid Al-Hidayah yang semakin hari semakin bertambah. “Pembangunan masjid ini agar bisa menampung semua jamaah Al-Hidayah saat beribadah nantinya,” katanya.

Menurutnya, status lahan pembangunan Masjid Al-Hidayah ini sudah menjadi milik Desa. “Lahan ini telah di bayar dengan anggaran Rp 350 juta, anggaran tersebut bersumber dari swadaya masyarakat dan bantuan para pengusaha yang ada di seputaran Desa Lolak, serta status lahan ini sudah bersertifikat,” katanya.

Lanjutnya lagi, dalam kurun waktu kurang lebih 24 hari, panitia pembangunan mesjid Al-Hidayah telah melakukan pengalangan dana, mulai dari kantin kotak amal, sumbangan masyarakat hingga menjalankan proposal.

“Dari usaha panitia tersebut, saat ini anggaran yang terkumpul berjumlah Rp 100 juta rupiah dan untuk sumbangan atau bantuan lainnya yakni berupa batu untuk pondasi sebanyak 30 kubik, kerikil 30 kubik, pasir 30 kubik, serta semen sebanyak 500 bantal,” imbuhnya.

Adapun untuk estimasi total seluruhnya anggaran pembangunan Masjid Al-Hidayah sebesar 2 miliar dengan target pembangunan selama dua tahun. “Untuk itu, kami selaku panitia sangat mengharapkan partisipasi semua pihak termasuk masyarakat Lolak sehingga pembangunan Masjid Al-Hidayah ini dapat segera selesai dan bisa digunakan bersama,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow dalam sambutannya mengatakan, semoga kehadiran Masjid itu membawa hidayah sebagaimana namanya.

“Nama masjid ini begitu bagus, Insya Allah kehadiran masjid ini memberikan hidayah bagi seluruh masyarakat yang ada di Kecamatan Lolak ini lebih khusus jamaah Masjid Al-Hidayah,” ujarnya.

Ia menegaskan, jamaah harus tetap memakmurkan Masjid ketika sudah selesai dibangun. “Sebagai Bupati tentu saya wajib mengatakan kepada ibu bapak karena di banyak tempat Masjid dibangun dengan semangat, tapi setelah masjid jadi, tidak ada yang memakmurkan masjid itu, oleh sebab itu saya berharap berdoa agar jamaah yang hadir saat ini akan memakmurkan masjid setelah selesai dibangun,” katanya.

Bupati mengatakan dalam pembangunan Masjid tersebut nantinya pemkab akan memberikan hiba 5 persen, dan dari hamba Allah ada 5 persen jadi ada 10 persen, berarti sudah ada Rp 200 juta untuk membantu pembangunan masjid. (sal)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close