Pohon Rawan Tumbang Dipangkas

PROBMR.COM, KOTAMOBAGU– Mengantipasi terjadinya pohon tumbang yang sering terjadi di sejumlah lokasi di Kotamobagu saat hujan deras dan angin kencang, Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman melakukan penataan dan pemangkasan pohon.
“Sudah dua hari ini kami melaksanakan pemangkasan sejumlah pohon yang rawan tumbang yakni di Kelurahan Mogolaing dan Gogagaman,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Imran Amon, Jumat (28/04).
Amon menambahkan, dalam melaksanakan pemangkasan pihaknya bekerja sama dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Kotamobagu. Karena untuk penghijauan itu kewenangan BLH, disamping itu pembersihan dan pengakutan sampah pohon yang dipangkas maupun ditebang fasilitasnya ada di BLH.
“Sebelum melakukan pemangkasan kami koordinasikan dengan BLH. Tidak semua pohon kami pangkas, hanya yang rawan tumbang saja,” kata Amon.
Pohon yang ditebang rencananya akan diganti dengan pohon Mahoni dan Sirsak karena kedua jenis pohon ini punya keunggulan masing-masing. “Untuk pohon Mahoni tepat bila dijadikan sebagai tanaman pelindung, sebab pohon ini memiliki batang yang besar dan cukup tinggi serta memiliki daun yang rimbun. Sementara Sirsak manfaatnya buahnya bisa dikomsumsi serta daunya bisa dijadikan obat alami untuk sejumlah penyakit,” Jelas Amon.
Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Kotamobagu, Alex Saranaung, pohon yang ada di ruas jalan Kotamobagu menjadi nilai estetika untuk Kota Kotamobagu. Sehingga lanjutnya, tidak sembarangan untuk menebang pohon.
Alex menjelaskan kebanyakan pohon yang tumbuh di kiri kanan jalan adalah pohon Trumbesi yang usianya sudah cukup tua. “Kami hanya bisa merawat setiap pohon, mana pohon yang memang membahayakan dan berpotensi tumbang mana yang masih bisa dipertahankan,” jelasnya. (ddj)




