BMRKotamobagu

Warga Minta Pasar Murah Digelar Lagi

Tampak staf Dinas Perdagangan dan Koperasi saat melayani warga yang berbelanja di Pasar Murah.
Tampak staf Dinas Perdagangan dan Koperasi saat melayani warga yang berbelanja di Pasar Murah.

PROBMR.COM, KOTAMOBAGU– Pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM)  yang di gelar Pemerintah Kota Kotamobagu, Rabu (26/04) yang di pusatkan di Lapangan Kelurahan Sinindian, Kecamatan Kotamobagu Timur, mendapat respon positif dari warga.

Pasalnya dalam kegiatan BBGRM tersebut, salah satu Satuan Perangkat Daerah (SKPD) yakni Dinas Perdagangan dan Koperasi  Kota Kotamobau menggelar pasar murah Sembilan Bahan Pokok (Sembako).

Tentu saja hal ini dimanfaatkan oleh warga kotamobagu untuk mendapatkan  sembako dengan harga yang murah dari harga pasaran. Seperti, minyak goreng, telur, tepung terigu. Untuk  harga beras yang biasanya dijual dengan harga 10000/kg,  di Pasar Murah tersebut harga paket  5 kg beras dijual dengan harga Rp. 30.000.

Menurut salah satu warga yang berhasil diwawancarai PROBMR.COM di lokasi kegiatan, Sakila (40) warga Kelurahan Gogagoman. Dirinya sangat senang dengan kegiatan pasar murah yang digelar oleh pemerintah Kota karena sangat membantu warga untuk memperoleh kebutuhan dengan harga yang terjangkau.

“Saya sangat bersyukur bisa hadir di tempat ini dan bisa berbelanja kebutuhan rumah tangga khsusunya sembako dengan harga terjangkau,” kata ibu ini dengan senyum.

Senada dikatakan, Yunita Lobud (30) warga Desa Kopandakan I. Menurutnya kegiatan pasar murah yang menyediakan sembako dengan harga terjangkau sangat membantu bagi warga yang kurang mampu. “Tak sia-sia saya datang dari jauh. Alhamdulilah bisa berbelanja dengan potongan harga. Saya harapkan kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan lagi oleh pemerintah Kota,” kata Yunita.

Sementara itu Sekertaris Dinas Perdagangan dan Koperasi, Bambang Mardianto, mengatakan kegiatan pasar murah merupaka agenda yang rutin dilaksanakan di setiap kegiatan BBGRM. Bahkan, pihaknya menggelar pasar murah saat mendekati perayaan hari-hari besar keagamaan seperti idul fitri dan Natal.

 “Ini adalah program Dinas dan sudah diagendakan.  Kami bersyukur mendapat respon positif dari masyarakat,” kata Bambang. (ddj)

 

 

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close