Sejumlah Proyek Dandes Diduga Bermasalah

BOLMONG – Sejumlah proyek pembangunan fisik melalui dana desa (Dandes) diduga banyak masalah. Umumnya, terjadi pengurangan volume pekerjaan dan kesalahan administrasi laporan keuangan. “Ya banyak yang bermasalah,” ungkap sumber resmi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, hampir keseluruhan pembangunan jalan desa terjadi pengurangan panjang dan spek pekerjaan. Bahkan ditemukan adanya pengurangan panjang jalan hingga lima meter. “Umumnya ada pengurangan volume pekerjaan seperti ketebalan aspal maupun cor semen,” beber sumber.
Selain itu, menurut sumber beberapa laporan administrasi keuangan tidak lengkap. Bahkan, ada beberapa nomenklatur dalam pertanggungjawaban administrasi yang tidak dimasukkan. “Ya memang banyak yang tidak sesuai,” kata sumber.
Kepala Inspektorat Bolmong Abdul Latif SE mengakui hal tersebut. Menurutnya, dalam pemeriksaan Dandes memang ditemukan sejumlah permasalahan seperti pengurangan volume pekerjaan dan kesalahan administrasi. “Memang dalam pemeriksaan yang dilakukan inspektorat ada begitu banyak temuan,” ujarnya.
Namun dikatakan Latif, pihaknya sudah mengarahkan para sangadi, pengelola Dandes, serta tim pendamping untuk memperbaiki kesalahan tersebut. “Jika volume pekerjaan tidak sesuai, kita sudah menyarankan untuk menambah pembangunan sesuai dana yang dikucurkan. Selain itu, untuk masalah administrasi sudah diarahkan untuk diperbaiki,” terangnya.
Ia mengungkapkan, dalam pemeriksaan Dandes memang terjadi begitu banyak permasalahan. Katanya, seharusnya pada 29 September lalu sudah selesai pemeriksaan, namun banyak aparat desa yang belum siap dan menunda kedatangan tim inspektorat. “Kita targetkan pemeriksaan tersebut sudah selesai pekan depan. Hingga saat ini sudah sekitar 80 persen dari total 200 desa yang diperiksa,” tutupnya. (sal)




