‘Hawa Pilsang’ Mulai Panas di Medsos

BOLMONG – Tahapannya belum juga dimulai, namun tensi Pemilihan Sangadi (Pilsang) sudah mulai memanas di media sosial facebook. Warga mulai mempromosikan jagoan mereka yang akan menjadi orang nomor satu di desa masing-masing. Saling klaim basis pun mulai dimunculkan, mulai dari faktor keluarga besar hingga dukungan dari sudut-sudut desa.
Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow menanggapinya. Ia berharap kepada warga Bolmong untuk tetap akur dan jangan mudah terpecah belah. “Beda pilihan dalam berdemokrasi itu biasa, namun tetap jaga persatuan dan persaudaraan,” kata Yasti.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ahmad Yani Damopolii mengatakan, tahapan pilsang akan dimulai Juni mendatang. Anggaran Rp 1 Miliar lebih disiapkan untuk pilsang di 105 desa yang tersebar di Bolmong.
“Jadi, untuk saat ini proses panitia pilsang dibentuk. Setelah itu turun ke Kecamatan lalu di desa masing-masing,” ucapnya.
Sementara lanjut dia, teknis pelaksanaannya masih menunggu peraturan daerah (Perda), karena semua item-item yang dibiayai, termasuk pelantikan sangadi yang ditanggung pemerintah. “Makanya kita upayakan tahapan pilsang akan digelar Juni, agar sangadi yang terpilih dapat dilantik Desember tahun ini,”bebernya.
Pun aturan pilsang, dalam Permendagri Nomor 112 tahun 2014 pasal 21, peserta atau bakal calon Sangadi harus terdaftar sebagai penduduk dan bertempat tinggal di desa setempat paling kurang satu tahun sebelum pendaftaran tidak berlaku lagi.“Sesuai keputusan MK, warga yang mencalonkan diri tidak dibatasi lagi berdasarkan domisili minimal satu tahun. Bahkan dari luar desa bisa mencalonkan diri. Perdanya sudah disahkan. Jadi silahkan dari daerah lain maupun desa lainnya yang mau ikut pilsang di Bolmong boleh saja. Sebab, dalam pilsang tahun ini tidak dibatasi lagi warga yang mencalonkan diri,” pungkasnya. (sal)




