Kotamobagu

BNK Gelar Penyuluhan Upaya Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba

Jpeg
Penyuluhan Upaya Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba

ProBMR, KOTAMOBAGU—Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Badan Narkotika Kotamobagu (BNK), melaksanakan Penyuluhan dan Sosialisasi yang mengusung tema, Upaya Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba (UP2N) di Restoran lembah bening Kelurahan Sinindian, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kamis (19/5) Pukul 09-00 wita.

Acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Kota (Sekkot) Kotamobagu, Tahlis Gallang, yang didampingi perwakilan pihak Kepolisian Polres Bolmong, Kepala Pelaksana BNK Kotamobagu, perwakilan Dinas Kesehatan Kotamobagu, beserta para pemateri. Selain itu, dalam kegiatan tersebut, juga diikuti oleh perwakilan Guru, Siswa, Lurah dan Kepala Desa, serta Organisasi Kepemudaan (OKP), dan Mahasiswa,.

Sekretaris Kota Kotamobagu, Tahlis Galang dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap bahaya dari narkoba, baik dari pemakai bahkan pengedar. selain itu, dalam agenda penyuluhan dan sosialisasi tersebut juga diberikan pemahaman kepada peserta tentang jenis-jenis narkoba dan sanksi kepada para pelaku narkoba agar kedepan generasi muda dapat membentengi diri terhadap ancaman bahaya narkoba yang saat ini dinilai sudah cukup mengkhawatirkan.

“Generasi muda saat ini harus cerdas dan bebas dari narkoba. tidak ada untungnya mengkonsumsi narkoba, yang ada malah merusak diri, bahkan merusak masa depan generasi penerus bangsa ini” Pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BNK Kotamobagu, Gunawan Damopolii mengatakan, kegiatan penyuluhan tersebut dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kotamobagu ke-9. “dalam menghadapi bulan bakti gotong royong, selain melakukan tes urin, juga melaksanakan penyuluhan dan sosialisasi terhadap bahaya narkoba” ujar Gunawan.

Menurut dia, melalui penyuluhan tersebut bisa memberikan pengetahuan bagi seluruh masyarakat Kota Kotamobagu terutama bagi siswa sekolah di Kotamobagu.

“Sasaran utama, memberikan pemahaman, pembekalan dan bimbingan kepada masyarakat, menyangkut narkoba bagi kesehatan, agama dan hukum serta program pemerintah.

Dirinya  berharap, melalui program penyuluhan dan sosialisasi tentang bahaya narkoba, masyarakat Kotamobagu bisa menjadi agen informasi untuk menyebarluaskan bahaya narkoba bagi kehidupan manusia.

“pemerintah juga menghimbau kepada masyarakat juga kepada pemuda agar tidak terlibat narkoba, juga menghindari maraknya penyalahgunaan obat batuk jenis komix dan lem perekat Ehabon yang walaupun bukan jenis narkoba, namun bisa membahayakan diri” imbaunya. (Rez)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: