Bolmong

Reboisasi Hutan Gundul Segera Terealisasi

hutan-rusank4

BOLMONG – Kemarau yang terjadi hampir delapan bulan di Bolmong menyebabkan kerusakan hutan. Hutan-hutan itu rusak akibat kekeringan dan kebakaran. Guna mengurangi luas hutan yang rusak, Pemkab menyiapkan program reboisasi. Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Ashari Sugeha, itu akan dilakukan sebab saat ini ratusan hektare (Ha) kawasan hutan di Bolmong telah menjadi gundul sehingga perlu adanya penanganan serius. “Dari catatan kami ada beberpa titik yang sering terjadi longsor. Itu karena struktur tanahya tidak kuat lagi karena tumbuhan kayu-kayu penyangga sudah tidak ada lagi,” katanya.

Mantan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Bolmong ini mengatakan dalam setiap kesempatan, pihaknya juga berupaya memberikan pemahaman kepada warga agar tidak melakukan perambahan hutan, termasuk mengambil kayu bakar apalagi memanfaatkan kawasan hutan lindung sebagai tempat bercocok tanam. “Program reboisasi sangatlah penting dilakukan saat ini. Kami meminta warga untuk melibatkan diri dalam menjaga dan memelihara hutan,” ujarnya.

Katanya, dampak kerusakan hutan sangat berbahaya. Jika kerusakan hutan di daerah hulu terus terjadi, maka air hujan yang turun langsung masuk ke aliran sungai dan menimbulkan erosi. Akibatnya, terjadinya pendangkalan di beberapa titik sepanjang daerah aliran sungai (DAS).  “Itu bahaya buat daerah di hilir,” katanya. (sal)

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: