Penambang di Dumoga Tewas Tertimbun Longsor

BOLMONG – Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Dumoga kembali menelan korban nyawa. Kali ini, Steven Bilo Rorimpandey (38) warga Desa Mogoyunggung, Kecamatan Dumoga Timur tewas setelah tertimbun bebatuan di dalam
lubang kompleks Superbusa Dumoga Utara, milik Noel Tumbelaka, Kamis (25/2). Dari informasi yang dihimpun, korban dievakuasi dari longsor sekitar pukul 14.00 wita. Korban bersama rekannya Noldi Maleke (39) masuk ke dalam lubang sekitar pukul 08.00 wita. Saat keduanya bekerja, longsor bebatuan terjadi di jalur tersebut. Noldi kehilangan jejak korban yang sudah mendahuluinya di dalam lubang. Ia kemudian keluar dan menyampaikannya ke pemilik lubang. ”Korban tertimpa longsor bebatuan saat sedang bekerja,” kata sejumlah saksi.
Kapolsek Dumoga Utara AKP Agus Hiola melalui Kanit Reskrim Aiptu Fadly Pampaile mengatakan, keluarga korban menolak untuk di otopsi. ”Keluarga menolak diotopsi, hanya pemeriksaan bagian luar saja di Puskesmas Mopuya. Setelah itu langsung dibawa ke rumah duka,” kata Fadly. (sal)



