Bolmong

HNBMR Gelar Diklatsar Ankapin/Atkapin III dan BST Angkatan IV di Mongkoinit

BOLMONG – Himpunan Nelayan Bolaang Mongondow Raya (HNBMR) menggelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Ankapin/Atkapin III serta Basic Safety Training (BST) Angkatan IV Bolaang Mongondow. Kegiatan ini resmi dibuka pada Jumat, 9 Januari 2026, bertempat di Balai Desa Mongkoinit, Kecamatan Lolak.

Pembukaan diklat dilakukan oleh Kepala Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Bitung, Natalia S. St. Pi, M.Pi, yang diwakili oleh Kepala Tim Kerja Pelatihan BPPP Bitung, Pungky Herlambang, S.Tr.Pi.

Ketua HNBMR, Iga, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak BPPP Bitung yang telah memberikan kepercayaan serta kesempatan kepada HNBMR untuk menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan pelatihan tersebut.

“Terutama kepada Ibu Kepala Balai, koordinasi berjalan dengan baik sehingga kegiatan ini dapat terlaksana sesuai dengan harapan,” ujar Iga, yang juga dikenal sebagai sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya melibatkan kerja sama dengan BPPP Bitung, tetapi juga melibatkan penyuluh perikanan di wilayah kerja Kabupaten Bolaang Mongondow. Menurutnya, seluruh tahapan kegiatan telah dikoordinasikan secara resmi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Bolaang Mongondow.

“Kegiatan ini sudah menyurat langsung ke Dinas Perikanan Kabupaten Bolaang Mongondow dengan melibatkan penyuluh perikanan setempat,” jelasnya.

Untuk pelaksanaan selanjutnya, Diklat Ankapin/Atkapin III dijadwalkan akan kembali digelar pada Sabtu, 10 Januari 2026. Materi kegiatan dipusatkan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Mongkoinit, sementara untuk praktik lapangan akan dilaksanakan di Pantai Lolak.

“Pelaksanaannya kemungkinan berlangsung hingga dua hari ke depan. Peserta yang mengikuti diklat ini ada yang melakukan peningkatan atau upgrade sertifikat, dan ada juga peserta baru,” tambah Iga.

Melalui kegiatan ini, HNBMR berharap dapat meningkatkan kompetensi, keselamatan kerja, serta profesionalisme nelayan di wilayah Bolaang Mongondow, khususnya dalam menghadapi tantangan di sektor perikanan tangkap. (sal)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close