Bolmong

Pengamat Sebut Yusra-Dony Berhak Ganti Pejabat Memasuki Usia Pensiun

BOLMONG – Suasana harap-harap cemas mulai menyelimuti kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), menyusul kabar akan dilakukannya rolling atau penyegaran jabatan yang dikabarkan bakal digelar pada bulan Agustus mendatang. Informasi ini semakin ramai diperbincangkan setelah sejumlah posisi strategis mulai ditinggalkan pejabat lama karena pensiun. Kondisi ini menimbulkan spekulasi di kalangan internal birokrasi, terutama bagi para pejabat yang saat ini menunggu keputusan Bupati Yusra Alhabsyi dan Wakil Bupati Dony Lumenta, apakah akan tetap dipertahankan atau digeser ke posisi baru.

Namun, ada juga sejumlah pejabat eselon II yang langsung pensiun jika tak lagi duduki jabatan eselon yang sama karena diganti, sesuai dengan UU nomor 5 Tahun 2014 tentang Batas Usia Pensiun (BUP). Pengamat pemerintahan Sulut, Carla Christy Gerret menilai penyegaran ini juga dinilai penting untuk memperkuat kinerja pemerintahan, seiring dengan masa jabatan kepala daerah yang baru memasuki tahun pertama.

Pengisian jabatan lowong serta penyegaran posisi eselon II dianggap strategis untuk mengakselerasi program-program prioritas daerah, terutama menjelang pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang kini mulai berjalan. “Bupati memiliki hak untuk melakukan penyegaran pejabat termasuk mengganti pejabat yang akan memasuki masa usia pensiun,” katanya.

Dia menambahkan, proses ini harus mengikuti ketentuan dan batasan yang ditetapkan. ”Persetujuan Mendagri, seleksi terbuka, dan prinsip transparansi serta keadilan menjadi hal yang penting dalam proses ini,” tambahnya. Adapun tujuannya adalah untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas pemerintahan daerah, serta memberikan kesempatan bagi pengembangan karier pejabat. “Dengan demikian terciptanya regenerasi birokrasi dan iklim pemerintahan yang sehat bisa lebih cepat dicapai,” jelas Komisioner Komisi Informasi (KIP) Sulut ini.

Sumber internal menyebutkan, bahwa proses evaluasi kinerja pejabat eselon II, III dan IV memang sedang berlangsung secara intensif. “Rolling itu hal biasa dalam birokrasi. Tapi kali ini cukup ditunggu karena ada banyak jabatan yang potensial diisi wajah baru,” kata sumber lainnya. Sejumlah pihak memperkirakan bahwa perombakan kali ini akan cukup signifikan, mengingat kebutuhan akan regenerasi serta efektivitas pelaksanaan program prioritas daerah. Masyarakat dan kalangan birokrasi pun kini menantikan langkah strategis bupati dan wakil bupati dalam menata kembali struktur pemerintahan, agar roda pembangunan di Kabupaten Bolmong tetap berjalan optimal. (sal)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close