Bolmong

TP PKK Bolmong Boyong Dua Pengrajin Ikut Studi Tiru

BOLMONG – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Ny Kalsum Alhabsyi-Alhabsyi SE, bersama Sekretaris TP-PKK, Pdt Ny Syliane Lumenta-Pangalila, memboyong dua pengrajin binaan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Morobayat, Desa Muntoi, Kecamatan Passi Barat, untuk melakukan studi tiru ke sejumlah perusahaan tenun dan batik di Pulau Jawa, Jumat 16 Mei 2025.Langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas pelaku usaha lokal serta pengembangan potensi ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

“Ini adalah tindak lanjut dari kunjungan Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara pada April lalu di LKS Morobayat. Kami membawa dua pengrajin bersama UMKM Morobayat untuk melakukan studi tiru di beberapa perusahaan tenun dan kain batik di beberapa kota di Pulau Jawa,” ujar Ny. Kalsum Alhabsyi, Rabu (15/5/2025).

Menurutnya, pengrajin yang diberangkatkan merupakan bagian dari kelompok binaan yang selama ini menunjukkan komitmen dalam mengembangkan usaha kerajinan berbasis budaya lokal. Studi tiru ini diharapkan dapat membuka wawasan baru, menambah keterampilan, serta memacu semangat untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal Bolmong. “Kami ingin para pengrajin belajar langsung dari pelaku industri batik dan tenun yang sudah lebih maju, agar ke depan mereka bisa mengembangkan motif khas Bolmong dan memperluas pasar,” tambah Kalsum.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antaraTP PKK Provinsi Sulawesi Utara, TP-PKK Bolmong, LKS Morobayat, dan pelaku UMKM dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya perempuan dan kelompok rentan. Sekretaris TP-PKK Bolmong, Ny. Syliane Lumenta-Pangalila, menambahkan bahwa keberangkatan pengrajin ini diharapkan menjadi titik awal pengembangan industri kerajinan berbasis lokal di Bolmong yang mampu menembus pasar regional bahkan nasional. “Pemberdayaan seperti ini tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membuka harapan baru bagi kesejahteraan keluarga dan komunitas,” ujarnya. (sal)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close