Yasti-Yanny Tinjau Lokasi Pelebaran Jalan

BOLMONG— Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow dan Yanny Ronny Tuuk turun ke lapangan melakukan prninjauan ke lokasi pelebaran jalan Bolmong.
Diketahui, Bupati Yasti merencanakan pelebaran jalan dari Jembatan Kaiya hingga Desa Pinogaluman dengan lebar 30 Meter. “Ya, memang sudah direncanakan, masih dalam peninjauan untuk lokasi pelebaran jalan,” ungkapnya.
Namun kata Yasti, untuk suksesnya pelebaran tersebut, dibutuhkan kerja sama dan dukungan dari masyakarakat setempat. “Kita Pemerintah sudah betul-betul bersemangat untuk membangun. Namun ini sangat dibutuhkan dukungan dari masyarakat, supaya pelebaran boleh berjalan dengan baik,” tambahnya.
Dirinya menegaskan, apabila kemudian memang tidak ada dukungan dari masyarakat untuk adanya pelebaran jalan tersebut pihaknya akan pindah. “Kalau masyarakat tidak mendukung, ya pelebaran jalan tersbut kita pindah ke dataran Dumoga. Tapi, saya ingin supaya kita tetap bangun di wilayah ini, karena ini pusat Kota Bolmong. Berharap dukungan masyarakat untuk menjadikan Bolmong lebih baik,” tegasnya.
Lanjutnya, kalaupun memang akan ada ganti rugi karena adanya rumah yang akan terkena pelebaran ini, pihaknya akan memberikan. “Tapi ganti rugi tersebut hanya untuk rumah yang terkena pelebaran, kalau hanya lahan tanah tentunya tidak. Juga memberian ganti ruginya akan disesuaikan dengan kondisi rumah, kecuali rumah yang tidak ada IMB itu tidak ada,” bebernya.
Sementara itu, Wabup Bolmong Yanny mengatakan, supaya proses ini bisa berjalan baik pihaknya akan segera menjadwalkan pertemuan dengan camat, kepala desa dan masyarakat yang terkenak jalur jalan pelebaran. “Akan dikumpul semua beserta tokoh agama dan tokoh masyarakat, kita musyawarah. Namun, yakin bahwa ini akan terwujud dan masyarakat akan mendukung penuh program ini demi kemajuan Bolmong ke depan,” jelasnya.
Hal ini pun mendapat respon positif dari warga Bolmong. Seperti dituturkan Ani Neke warga Mongkoinit Barat. Menurutnya, apabila akan diadakan pelebaran jalan hingga 30 meter, rumahnya terkena hingga setengah badan rumah. “Ya, mau gimanalagi ini sudah program pemerintah untuk memajukan Bolmong, pasti didukung. Namun, kalaupun pelebaran jalan hingga 30 meter ini mengambil setengah badan rumah, kami meminta solusi dari pemerintah, karena kami tidak punya tempat tinggal,” katanya.
Terpisah, Kadis PU Bolmong Norma Makalalag mengatakan pihaknya akan berupaya supaya pembangunannya tetap dilaksanakan di Kaiya-Pinogaluman. “Lokasi di sini bagus, apalagi ini adalah pusat Pemerintahan Bolmong. Kami akan berupaya supaya bisa mendapat dukungan dari masyarakat,” tutupnya. (Ind)




