Kotamobagu

Serapan APBD di Kotamobagu Sangat Rendah.

Ilustrasi Dana APBD
Ilustrasi Dana APBD

ProBMR,KOTAMOBAGU–Serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kotamobagu terbilang sangat rendah rendah. Seperti yang diketahui pada Data tim evaluasi dan pengawasan realisasi anggaran (TEPRA), serapan anggaran hingga bulan April 2016, baru mencapai Rp 12,74 persen atau Rp 87,3 miliar dari total anggaran sebesar Rp 685,9 miliar.

Demikian yang diakui Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Setda Kotamobagu, Suban Muchtar, senin (09/5). Menurutnya serapan anggaran masih terus berproses.”Memang masih rendah serapan anggaran ini, tapi itu bulan lalu. Data serapan terbaru belum rampung semuanya,” ujarnya.

Lanjut Suban, Serapan anggaran tersebut sebagian besar melalui gaji, tunjangan dan tambahan penghasilan Aparatur Sipil Negara (ASN). Sedangkan untuk belanja modal, belanja barang dan jasa baru sekitar Rp 7,64 persen atau Rp 28,4 miliar dari total belanja langsung sebesar Rp 372,7 milliar.

“Tapi progresnya terus naik karena proyek-proyek fisik sementara dilaksanakan. Mudah-mudahan presentasinya terus naik,” tegasnya.

Subhan berharap kerjasama satuan kerja perangkat Daerah (SKPD) untuk memaksimalkan program dan kegiatannya sehingga terjadi percepatan realisasi anggaran.
“Kami minta SKPD untuk proaktif dan kooperatif dalam menyampaikan laporan bulanan kepada TEPRA. Sebab jika terlambat melaporkan, maka kita telat juga melaporkan ke pusat,” ujarnya.

Dia menambahkan data laporan ini telah dilaporkan ke pimpinannya dan sudah diteruskan ke TEPRA Pusat melalu aprikasi e-monev LKPP.
“Aplikasi e-Monev dimonitor langsung Kementerian Keuangan dan Kantor Staf Kepresidenan selaku tim inti TEPRA,” tutupnya.(Rez)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close