Bolmong

Rekomendasi RTRW tak Berlaku untuk Usaha Warung

Fyfiannie Ismayanty

BOLMONG – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) memastikan, setiap tempat usaha harus mendapat rekomendasi Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW). Hal itu dalam rangka pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Namun bagi warga yang hanya mendirikan usaha kecil seperti warung atau kantin, tidak perlu memenuhi indikator tersebut.

Kepala Dinas PM-PTSP Bolmong Fyfianne Ismayanti Soepredjo menjelaskan, rekomendasi untuk tempat usaha di Bolmong hanya akan berlaku bagi usaha dengan luasan tertentu. “Iya, untuk warung atau kantin, tidak perlu ada rekomendasi RTRW,” jelasnya. Menurutnya, yang hanya memenuhi indikator pengurusan IMB, yakni dengan luasan yang besar kemudian harus mendapat rekom RTRW yang akan diterbitkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Pengurusan IMB untuk tempat usaha dengan rekomendasi RTRW itu ada indikator, khususnya soal luas lahan tempat usaha,” ungkapnya. Lanjutnya lagi, untuk pengurusan IMB seperti hunian, maka tidak perlu mengantongi rekomendasi RTRW dan langsung diproses oleh PTSP. Pemkab Bolmong terus menghimbau untuk elemen masyarakat Bolmong dapat mengurus IMB atas bangunannya. Terutama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Bolmong yang berdomisili di wilayah Bolmong. “Sudah ada surat edaran bupati terkait ASN yang berdomisili di wilayah Bolmong, agar mengurus IMB atas bangunan mereka,” pungkasnya. (sal)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: