Bolmong

Camat Kawal Penyaluran Elpiji 3 Kg Hingga ke Desa Terisolir

BOLMONG – Pemerintah Kecamatan Dumoga Barat mengawal dan mengawasi langsung penyaluran gas elpiji 3 kg dari agen ke pangkalan di desa-desa se Dumoga Barat, Selasa (28/7). Camat Dumoga Barat Malpin Dako SAP MAP mengatakan, keluhan warga yang paling mencuat yakni warga pelaku usaha mikro yang membutuhkan tabung lebih dari satu. ”Prioritasnya untuk rumah tangga. Nanti kalau lebih, ya pihak pangkalan bisa mempertimbangkan untuk diberikan ke pelaku usaha mikro, karena di daftar list ada untuk pelaku usaha mikro,” kata Malpin.

Lanjutnya lagi, pemerintah kecamatan juga mengawal langsung penyaluran gas elpiji hingga ke Desa Matayangan, yang sudah tiga hari ini terisolir. ”Kami paksakan Desa Matayangan harus terdistribusi hari ini juga, karena wilayah itu sudah tiga hari terisolir. Alhamdulillah, kami dan pihak agen bisa tembus di Matayangan,” imbuhnya. Menurutnya, di Desa Matayangan biasa hanya 70 tabung yang disalurkan, namun kali ini ditambah jadi 100 tabung oleh PT Pertamina. ”Pertimbangannya, desa ini sempat terisolir hampir 3 hari,” pungkas Malpin.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) berhasil melobi PT Pertamina untuk menambah stok elpiji 3 kg di desa-desa yang terdampak banjir di Kecamatan Dumoga Barat, Dumoga Tengah dan Dumoga Utara. Kepala Dinas Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bolmong Tony Toligaga SPt MP mengatakan, penambahan kuota berkisar 20-30 tabung tiap pangkalan di desa-desa yang terdampak bencana. ”Iya, penambahan stok sudah langsung direspon PT Pertamina dan, penyalurannya dimulai. Penambahan kuota kisaran 20-30 tabung per pangkalan, bertahap sesuai jadwal Agen,” kata Tony. (sal)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: