Kotamobagu

Verifikasi Anak Asuh Berlangsung Ketat

 Tim verifikasi Anak Asuh Pemkot, Kotamobagu Barat, saat menyambangi rumah calon penerima bantuan Anak Asuh pemkot.
Tim verifikasi  Kotamobagu Barat, saat menyambangi rumah calon penerima bantuan Anak Asuh Pemkot.

ProBMR, Kotamobagu – Verifikasi terhadap calon penerima program  Anak Asuh Pemkot, mulai dilaksanakan oleh masing-masing tim yang telah dibagi sesui dengan jumlah Kecamatan,  Senin (31/10).

 Tim  terdiri dari pegawai DPPKAD, Dikpora dan akademisi serta unsur media, langsung mendatangi rumah calon penerima untuk memastikan apakah nama yang telah diusulkan oleh masing-masing Kelurahan dan Desa, memang layak menerima program anak asuh tersebut.

Salah satu keluarga  beralamat di Kampung Baru,  Kotamobagu Barat, yang sempat dikunjungi oleh tim verifikasi yakni keluarga  Ade Kesek, mengaku kaget saat tim verifikasi datang dan langsung mewawancarai dirinya.

Saat diwawancarai tim,  Ade Kesek mengaku jika ia memiliki tiga anak yang bersekolah ditingkat SD kelas V, SMP kelas I dan SMA kelas III. “Saya hanya kerja harian, kalau dipanggil ya kerja, kalau tidak ya cuman dirumah. Kalau penghasilan tak tentu. Palingan tiap bulan hanya 500 ribu,” kata Ade.

Kasek berharap anak-anaknya menjadi salah satu penerima bantuan program anak asuh ini. “Kalau bisa semua ya bersyukur. Pastinya akan membantu kami untuk biaya sekolah,” ungkapnya didepan tim verifikasi.

Pada hari pertama kemarin, tim relawan di Kotamobagu Barat berhasil mendata setidaknya 16 calon anak asuh. Mereka kebanyakan merupakan anak dari wiraswasta, supir, petani, hingga buruh bangunan.

“Kami bersyukur untuk verifikasi hari ini, berjalan lancar dan telah melakukan verifikasi sejumlah calon yang benar-benar layak. Saya selaku perwakilan dari unsur media akan mengawal terus proses verifikasi,” kata Hary, dengan mimik serius.

Terpisah, Kepala DPPKAD Rio Lombone menerangkan, hasil verifikasi dari empat tim tersebut akan menjadi acuhan dalam pemberian bantuan lewat program anak asuh. Data tersebut nantinya akan dimasukkan dalam data base kemudian akan dipilih siapa-siapa yang layak mendapatkan program ini. “Dua minggu waktu yang diberikan untuk melakukan verifikasi. Data ini nantinya akan dibahas lagi dan dipilih siapa-siapa yang berhak menjadi anak asuh pemkot di 2017 nanti,” jelasnya.(ddj)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close