AdvertorialBolmong

Sekda Buka Musrenbang di Passi Barat

BOLMONG – Sekretaris Bolaang Mongondow (Bolmong) Tahlis Gallang membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Passi Barat yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Otam Barat yang dihadiri angota DPRD, para pimpinan OPD, Forkopimca, serta 13 kepala desa yang didampingi Sekdes se Kecamatan Passi Barat, Kamis (30/1).

Musrenbang berfungsi sebagai forum untuk menghasilkan kesepakatan antar pelaku pembangunan tentang Rancangan RKPD yang menitikberatkan pada pembahasan untuk sinkronisasi rencana kerja satuan kerja perangkat daerah (Renja-SKPD) dan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam pencapaian tujuan pembangunan daerah. ‘’Pemerintah Daerah wajib menyusun dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)  sebagai landasan penyusunan RAPBD nanti,’’ kata Sekda.

Musrenbang tersebut, mengangkat tema pemantapan kontribusi sektor pertanian, perikanan dan pariwisata terhadap perekonomian regional dan pemeratan pendapatan masyarakat itu, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun anggaran 2021.

Menurut Sekda Bolmong Tahlis Gallang, Musrenbang RKPD tingkat Kecamatan merupakan suatu rangkaian kegiatan penting dalam proses penyusunan RKPD Kabupaten Bolmong tahun 2021 secara partisipatif untuk menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat sesuai potensi dan kebutuhan masyarakat sesuai potensi dan permasalahan yang dihadapi, guna mengoptimalkan hasil pembangunan di wilayah masing masing.

Menurut Tahlis, Musrenbang Kecamatan ini dilaksanakan berjenjang dari tingkat desa dan merupakan hal biasa dilaksanakan setiap tahunnya. Namun seiring terjadi perubhan RPJMN tentu pemerintah daerah ikut menyesuaikan dengan RPJMD yang ada.

RKPD Tahun 2021 lanjut Tahlis, merupakan dokumen yang lebih operasional untuk menjawab arah kebijakan tahunan yang tercantum dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bolmong Tahun 2019-2024.

“Arah kebijakan pembangunan pada tahun 2021 difokuskan pada upaya peningkatan iklim usaha dan investasi khususnya di sektor kepariwisataan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik obyek dan destinasi pariwisata yang telah berkembang,” ungkapnya. (sal/adv)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: