Uncategorized

Ratusan Juta Rupiah Berputar di Pasar Kuliner Dumoga Utara

BOLMONG – Pasar Kuliner Dumoga Utara yang digelar selama dua hari, dari tanggal 17-18 Agustus di Desa Mopuya Utara I berlangsung sukses. Diperkirakan, ada ratusan juta uang yang berputar di Pasar Kuliner Dumoga Utara. ”Walaupun tak bisa ditaksir berapa persis nominalnya, namun kami bisa pastikan ratusan juta uang yang berputar,” kata Camat Dumoga Utara Hamandu Mamonto SPd MSi.

Menurutnya, kegiatan seperti ini penting dilakukan dalam rangka mempromosikan potensi kuliner yang ada di Dumoga Utara. ”Selain dikenal sebagai barometer kerukunan dan keberagaman, Dumoga Utara memang banyak kuliner yang belum diketahui masyarakat. Ini adalah momen yang tepat,” kata Hamandu.

Sementara itu, kepala Cabang Pembantu Bank SulutGo Mopuya Jerry Tuuk SE mengatakan, menu-menu kreatif dan inovatif yang ditampikan para pelaku usaha kuliner di Dumoga Utara ini menjadi salah satu senjata utama untuk mendongkrak penjualan di Pasar Kuliner Dumoga Utara. ”Menu yang ada di Pasar Kuliner ini terlihat sederhana. Namun, saat diolah dengan beragam inovasi dan kreatifitas, nilai bisnisnya naik. Yang penting unsur-unsur lain seperti rasa enak, kebersihan, dan keramahan penjualnya tetap dipertahankan,” kata Jerry.

Sejumlah pelaku usaha kuliner juga terlihat kewalahan melayani pembeli yang membludak. Bahkan, ada yang bolak balik ke rumah mencari bahan menu yang kehabisan. “Omsetnya naik drastis, sebanding juga dengan capeknya. Saya sampe’ bolak balik mencari bahan menu yang kehabisan,” kata Lek Har, penjual menu krepes, sempul, dan sostel. Ketua panitia Pasar Kuliner Matris Pakaya mengatakan, kegiatan ini memang baru pertama kali digelar. ”Kami hanya ingin memperkenalkan sebagian kuliner yang ada di Dumoga Utara, apalagi ada momen bersamaan dengan karnaval. Persiapannya hanya seminggu, termasuk menghubungi para pelaku usaha-usaha kuliner,” kata Matris.

Terpisah, sekretaris panitia Wanti Indira Toligaga SAB mengatakan, panitia mengunjungi terlebih dahulu para pelaku-pelaku usaha kuliner. ”Kami sempat down di hari rapat pelaku kuliner hari Rabu tanggal 14 agustus lalu. karena dari daftar yang kami kunjungi dan berikan undangan, ada yang berhalangan dan membatalkan kesediannya. Kami juga mohon maaf kepada para pelaku usaha kuliner yang belum terakumulasi kali ini, dengan segala keterbatasan tenaga dan dana,” kata Wanti. (sal/*)


Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: