Bolmong

Dihadiri Gubernur dan Yasti-Yanny, Gedung Gereja Pniel Siniyung Diresmikan

BOLMONG– Setelah kurang lebih 23 tahun proses pembangunan gedung Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM), Pniel Siniyung, tepatnya di Desa Siniyung Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolmong, berlangsung, akhirnya Minggu (10/3) diresmikan.

Pentahbisan Gedung Gereja GMIBM Pniel Siniyung ini, dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, dan rombongan, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, Wabup Bolmong Yanny R Tuuk, Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling dan beberapa Anggota DPRD Bolmong dan Provinsi, serta Ketua TP-PKK Bolmong Lesly Lanny Kaligis.

Terlihat, Gubernur Sulut Olly, didampingi Bupati Yasti dan Wabup Yanny, menandatangani prasasti dan gunting pita, serta memantau langsung ke dalam Gedung Gereja Pniel Siniyung yang baru diresmikan.

Jemaat Pniel Siniyung tepat Sabtu (9/3) kemarin, sudah berjalan selama 106 tahun. 23 tahun silam dari sebanyak lima kolom yang terdiri dari 200-an Kepala Keluarga (KK) kala itu, Ketua Jemaatnya adalah Almarhum Herman Tapangkay, Jemaat Pniel Siniyung bersepakat untuk membangun gedung gereja yang baru.

Peletakan batu pertama pembangunan Gereja Pniel Siniyung pada 28 Juni 1996 silam. Menariknya, gedung Gereja Pniel Siniyung, kala itu digunakan juga sebagai SD Kristen, yang digabungkan untuk digunakan beribadah, yakni pada hari Senin-Sabtu digunakan untuk sekolah, dan pada hari Minggu digunakan untuk beribadah.

Gedung berukuran 16×24 meter itu, 75 persen dibangun dari swadaya jemaat, melalui berbagai macam penggalangan dana, dan 25 persen lainnya adalah bantuan dari pemerintah, serta orang-orang yang menyempatkan hadir di Greja Pniel Siniyung untuk menyumbangkan dana.

Sebanyak lima kali pergantian Pendeta dari Sinode GMIBM, pembangunan gedung itu terus dilanjutkan. Dimulai dari komitmen sebanyak 200-an KK yang tersebar di lima kolom, mekar pada tahun 2005 menjadi Sembilan kolom, dan tahun 2010 mekar lagi menjadi 13 kolom, serta 2015 mekar hingga 16 kolom, dan tercatat saat ini Jemaat Pniel Siniyung berjumlah 387 KK.

Ketua Jemaat Pniel Siniyung, Pdt. Welly Manansal, yang juga didampingi, beberapa pendeta yang pernah melayani di Jemaat Pniel Siniyung sebelumnya, mengatakan sangat berterimakasih atas kehadiran Gubernur, Bupati, dan Wabup serta rombongan, yang ikut bersyukur bersama Jemaat Pniel Siniyung lewat Pentahbisan Gedung Gereja ini. “Mengucapkan terimakasih, kiranya Tuhan terus memberkati dalam tugas kepemimpinan,” ungkap Manansal.

Sementara itu Gubernur Olly, usai menggunting pita, Pemerintah Daerah Sulut berkomitmen untuk mendukung pembangunan tempat ibadah, karena ini merupakan bukti kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat.

“Pemprov Sulut komitmen dukung pembangunan tempat ibadah. Saya pun bersyukur karena gedung gereja bisa diresmikan hari ini. Sehingga dapat dengan mudah pemerintah berkomunikasi dengan jemaat setempat. Kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat berupa tempat-tempat ibadah dan sarana bagi para hamba Tuhan,” ujar Olly dalam sambutannya.

Selain itu, Olly juga menerangkan pentingnya peranan gereja dan pemerintah berperan dalam mengawal proses pembangunan di Sulut. “Pembangunan di berbagai sektor terus berjalan lancar. Turis asing yang berkunjung ke Sulut juga bertambah banyak. Ini karena Sulut aman, nyaman dan tenteram,” beber Olly.

Di tempat yang sama, Bupati Bolmong Yasti mengucapkan selamat atas diresmikannya gedung gereja Pniel Siniyung ini. “Selamat, kiranya bisa terus menumbuhkan iman kepada Tuhan Yang Maha Esa,” singkatnya.

Hal serupa disampaikan Wabup Yanny, dirinya bersyukur atas diresmikannya gedung gereja ini. “Banyak selamat atas gedung gereja yang sudah selesai, kiranya bisa menjadi berkat bagi kita semua,” tuturnya.

Seluruh jemaat tampak sangat bersyukur dengan kedatangan orang nomor 1 di Sulut dan orang nomor 1 di Bolmong dalam proses peresmian gedung. Terlihat, mereka bersyukur serta menyampaikan terimakasih kepada pemerintah yang sudah meluangkan waktu berkunjung dalam acara tersebut.

Sekadar diketahui, pada kegiatan tersebut, Gubernur Olly juga menyumbang 25 juta untuk Panitia, dan 25 juta untuk lansia di Jemaat Pniel Siniyung, serta bantuan alat pertanian. (Ind)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: