BolmongKriminal

Tonom dan Ibolian 1 Memanas, Satu Anggota Polri Jadi Korban

BOLMONG– Keamanan di dataran Dumoga mulai terganggu dengan ulah oknum tak bertanggungjawab. Padahal, daerah tersebut sudah sangat aman beberapa tahun terakhir ini.

Buktinya, khasus penganiayaan anggota Polri atas nama Bripka I Made Darsa (35) asal desa Werdi Agung Selatan Kecamatan Dumoga Tenga, yang bertugas di Polsek Dumoga Barat.

Berdasarkan data dari kepolisian, kejadian itu, terjadi pada hari Minggu (30/9) 2018 sekira pukul 19.45 wita di desa Tonom. Terinformasih, kronologis kejadiannya yaitu korban yang merupakan anggota Bhabinkamtibmas, berada di desa Ibolian satu untuk mengantisipasi Kamtibmas di desa ibolian satu sekitar pukul 19.00 wita korban pergi ke Desa Tonom.

Setibanya di jalan lorong Desa Tonom korban bertemu dengan beberapa orang diantaranya, Donal Maapi (40) warga Desa Tonom saat itu sempat adu argumen antar korban dengan Donal Maapi. Saat itu juga, tiba-tiba lelaki atas nama Kiki Wulur (38) warga Desa Tonom Kecamatan Dumoga Timur, memotong dari arah belakang dibagian kepala, setelah itu Donal Maapi memotong korban dibagian bahu. Usai melakukan penganiayaan pelaku melarikan diri sementara korban langsung terjatuh.

Melihat korban jatuh maka Fidi Tulis dan Alva Tulis langsung menolong, mengangkat korban dan membawa korban ke klinik srimedika Mopuya dan korban dirujuk ke RSU Kotamobagu.

Kejadian tersebut merupakan rentetan kejadian pada Minggu (30/9) pukul 01.00 wita di Desa Ibolian I (Tataaran) Kecamatan Dumoga Tengah, yang terinformasih telah terjadi tindak pidana penganiayaan terhadap Fidel Tiwow (19) warga desa Tonom, yang dilakukan oleh Wiwin Londa, Ibolian I (Tataaran) .

Berdasarkan data dari pihak kepolisian, kronologis kejadian yaitu berawal dari acara pesta nikah di Desa Ibolian I (Tataaran), dimana korban saat itu hendak pulang kerumahnya desa Tonom dari acara tersebut dan saat di jalan korban melihat ada beberapa orang mengejar korban, dan korban lari. Karena, korban kalah cepat hingga korban di tikam di bagian dada dan lengan kanan kiri oleh tersangka, setelah melakukan penganiayaan dan tersangka telah diamankan di Polsek Dumoga Barat.

Walau tersangka telah diamankan namun teman-teman korban tetap keberatan sehingga nongkrong di jalan tua Desa Tonom, nongkrong di dekat perbatasan.

Melihat ada anak-anak, maka anggota Kamtibmas I Made Darsa menuju jalan lorong Sesa Tonom untuk menghimbau kelompok pemuda tersebut. Pada saat itu korban sempat adu argumen dengan Donal Maapi dan Kiki wulur sehingga terjadi penganiayaan tersebut.

Saat ini Donal Maapi dan Kiki Wulur teman-temannya masih melarikan diri dan anggota Polsek Dumoga bersatu BKO Buser Polres Bolmong masih mencari pelaku.

Akibat dari kejadian tersebut korban menglamai luka di bagian kepala samping kanan hingga dahi, panjang 25 cm dan lebar 20 cm dan bahu kanan panjang 25 cm dan lebar 5 cm. Saat ini korban dirujuk ke RSU Manado guna mendapat perawatan. ”Anggota kami sudah dibawa ke RS Manado,” kata Kapolsek Dumoga Barat Iptu Stenly Gosal. (Ind)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: