Bolmong

Karnaval Pembangunan di Dumoga Utara Pukau Ribuan Pengunjung

BOLMONG— Karnaval Pembangunan, etnis, agama dan budaya, yang telah dilaksanakan masyarakat Kecamatan Dumoga Utara, Kabupaten Bolmong Sabtu (18/8) di lapangan olahraga Desa Mopuya sukses.
Kegiatan yang sudah membudaya sejak puluhan tahun silam itu, menarik perhatian ribuan warga. Berbagai kreativitas dari para peserta, siswa SD, SMP, dan SMA, dan pegiat budaya serta komunitas adat Jawa dan Bali, diekspresikan, lewat penampilan untuk meramaikan kegiatan besar itu.
Terpantau, Karnaval Pembangunan ini, juga turut menampilkan miniatur Alutsista TNI seperti pesawat tempur, tank, mobil tempur, dan berbagai miniatur peralatan perang.
Selain itu, suasana adat Bali terasa kental dengan penampilan warga Bali yang berada di Bolmong. Begitu juga suasana adat Jawa, sangat terasa dengan penampilan mereka.
“Dumoga Utara lebih khusus Mopuya adalah barometer kerukunan, tidak hanya di Bolmong raya tapi di Sulawesi Utara bahkan Indonesia,” ungkap sejumlah warga.
Camat Dumoga Utara Hamandu Mamonto SPd MAP mengatakan, kegiatan tersebut melibatkan 16 desa yang ada di Kecamatan Dumoga Utara. “Ya, kegiatan ini melibatkan 16 desa di Kecamatan Dumoga utara, mereka berpartisipasi penuh dalam pelaksanaan tahunan ini. Serta melibatkan ribuan peserta yang terdiri dari siswa-siswi SD, SMP dan SMA, pengiat budaya, dan komunitas adat Jawa dan Bali,” ungkap Mamonto.
Kegiatan itu pula, mendapat dukungan penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong.  Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow bersama Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling menyaksikan karnaval pembangunan yang digelar.
Kegiatan di buka secara resmi Bupati Bolmong Yasti S Mokoagow. Dalam sambutannya bupati menyampaikan Karnaval Pembangunan tersebut bertujuan untuk memperkuat rasa nasionalisme sekaligus sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang Bangsa. “Melalui Karnaval ini kita telah menunjukan solidaritas dan toleransi di Kabupaten Bolmong tetap terjaga. Selain itu, sebagai cara kita menyampaikan kesuksesan pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah dan masyarakat. Sehingga masyarakat bisa mengetahui sejauh apa keberhasilan pembangunan yang sudah dicapai Pemerintah,” kata Yasti.
Bupati Yasti juga menyampaikan, Kabupaten Bolmong terlebih khusus Kecamatan Dumoga Utara adalah barometer kerukunan umat beragama di Sulut. “Dumoga Utara adalah barometer kerukunan umat beragama, didalamnya terdapat berbagai etnis, budaya dan agama. Ini adalah salah satu rahmat dan karunia yang tak ternilai, sekaligus sebagai bukti semboyan Bhineka Tunggal Ika yaitu Berbeda beda Tetap Tetap Satu,” kata Yasti.
Sekadar dimetahui, turut hadir Wakil Ketua DPRD Bolmong Kamran Muktar, Anggota DPRD I Ketut Sukadi, perwakilan Pemprov Sulut, jajaran Forkompimda Bolmong, pimpinan SKPD, Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPD RI Bolmong Cheris Harriette Mokoagow. Kasdim 1303 Bolmong Mayor Inf Burhan, Camat Dumoga Utara Hamandu Mamonto, Danramil 07/Dumoga Lettu Inf Felisianus F Rawung, Kapolsek Dumoga Utara AKP Kasad Mokodongan. (Ind)
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: