Pemerintahan Tatong Bara Rampungkan Pembangunan MRBM

PROBMR.COM, KOTAMOBAGU- Pembangunan lanjutan Mesjid Raya Baitul Makmur (MRBM) pada masa pemerintahan Tatong Bara terus terus digenjot.
Komitmen Wali Kota Kotamobagu, Ir. Tatong Bara untuk lanjutan pembangunan Mesji Raya Baitul Makmur (MRBM) dapat dibuktikan dengan menggelontorkan dana milyaran rupiah dari APBD. Dimana, sejak tahun 2016 hingga sekarang sudah puluhan Milyar dana yang dialokasikan, tercatat tahun 2017 Pemkot mengalokasikan anggaran sebesar 2017 16,4 Milyar dan Tahun 2018 sebesar 14,7 Milyar.
Bahkan untuk tahun ini, menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan, Sofian Hatam, pihak ketiga pelaksana proyek tersebut saat ini sedang memacu target pekerjaan agar bisa selesai tepat waktu sebelum berakhir masa kontrak pada 23 Agustus mendatang.
“Sekarang sedang berlangsung pekerjaan pemasangan marmer, pengecatan bagian dalam dan kaligrafi. Progresnya sudah 80 persen. Tiap hari kita awasi, agar pekerjaan yang dihasilkan sesuai dengan perencanaan dan selesai tepat waktu,” ungkapnya.
Lanjutnya, pihaknya berencana memperpanjang kontrak kerja PT LBI sebagai pihak ketiga pelaksana proyek tersebut, menyusul adanya penambahan anggaran Rp250 juta dari Sisa Hasil Tender (SHT) sebesar Rp14,7 miliar yang akan digunakan untuk pemasangan pagar keliling berbahan stainless. “Karena ada penambahan anggaran, maka waktu pengerjaanya juga bertambah. Nantinya akan ada adendum kontrak. Tapi ini baru rencana,” ujarnya.
Dijelaskannya, penambahan waktu pengerjaan tersebut direncanakan selama 45 hari. Masa waktu itu sesuai permintaan pihak ketiga dengan pertimbangan panjangnya waktu pemesanan bahan yang akan digunakan. “Bahannya akan dipesan di Surabaya. Waktu pengirimannya sampai ke sini sekitar dua minggu, kemudian pemasangannya sekitar 30 hari. Jadi mereka minta waktu 45 hari. Kita sudah komunikasikan dengan mereka (pihak ketiga), dan mereka siap,” jelasnya.
Ditambahkannya, setelah semua target pekerjaan tahun ini selesai, pihaknya akan kembali mengalokasikan anggaran sekira Rp9 miliar untuk pembangunan landscape dan basement tahun 2019 mendatang. “Harapan kita bersama pembangunannya berjalan lancar agar cepat selesai dan bisa segera difungsikan,” tambahnya. (ddj)




