Bolmong

Jika Kedapatan, Nelayan dan Pedagang Ikan Hiu Akan Ditindak Tegas

BOLMONG— Laragan Pemerintah terhadap penangkapan ikan hiu, tampaknya tidak diindahkan masyarakat. Buktinya, hingga kini masih banyak nelayan yang menangkap dan memperjualbelikan ikan hiu.
Padahal, Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah menerbitkan larangan penangkapan ikan hiu melalui Permen Nomor 59 Tahun 2014, ada 73 jenis ikan hiu yang dilarang dunia untuk ditangkap karena populasinya di laut bebas sudah langkah. Dari 73 jenis itu, dua di antaranya berada di perairan Indonesia, yakni ikan hiu martil (Sphyrna spp.) dan koboi  (Carcharhinus longimanus).
Di pasar Lolak, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Penjualan sirip hiu ini masih marak terjadi, bahkan para pedagang ikan malah terang-terangan menjual ikan hiu. Ikan hiu yang merupakan hasil tangkapan nelayan ini langsung diserbu para pengepul yang sudah menanti.
Bahkan, harga ikan hiu yang dijual tergolong murah. Dipasar saja harganya bervareasi, tergantung ukuran. Taksiran harga ikan hiu dipasar Lolak  dimulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 50 ribu. Ikan hiu dipasar lolak dikenal dengan nama Gorango. “Ini Gorango (Sebutan dipasar). Harganya murah. Beli saja,” Kata satu diantara pejual ikan hiu dipasar Lolak.
Sementara, saat ditanya didapat dari mana, ikan tersebut, pedagang yang adalah wanita sekira 40-an tahun menjawab didapat dari nelayan setempat. “Gorango ini torang dapa dari nelayan (ikan ini kami dapat dari nelayan). Mereka menggunakan alat pancing untuk menangkap ikan hiu. Mereka dapat di wilayah laut lepas anatara Poigar dan Inobonto,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bolmong Wahyudin Gonibala mengaku kaget saat mengetahui hal itu. pasalnya, kata dia, Ikan hiu dilarang diperjual belikan. “Ya Ikan hiu itu dilindungi oleh pemerintah. Nanti kami kroscek keberadaaan ikan hiu dipasar Lolak, kata Wahyudin.
Ditambahkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah memang menerbitkan larangan penangkapan ikan hiu melalui permen 59 tahun 2014. Sehingga itu kata dia, akan menindak dengan tegas para nelayan yang menangkap ikan hiu. Selain nelayan, pihaknya juga akan menindak para pedagang ikan hiu dipasar. “Kita tidak tinggal diam. Nanti tim DKP akan turun lapangan untuk menindaklanjuti ikan hiu di pasar lolak. Karena ikan hiu itu dilarang diperjual belikan,” tegasnya. (Ind)
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: