Bolmong

Mobil Damkar Rusak, Warga Bolmong Diminta Waspada Kebakaran

BOLMONG— Warga Bolaang Mongondow (Bolmong) harus lebih waspada dan memperhatikan keberadaan setiap rumah atau bangunan miliknya. Betapa tidak, sebagian besar peristiwa kebakaran rumah yang terjadi di Bolmong umunya tak bisa diselamatkan bahkan hingga rata tanah.
Apalagi saat ini,  dua unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong tak berfungsi. “Ya, mobil damkar milik Pemkab Bolmong ada dua unit, masih diparkir di halaman kantor bupati, namun tidak berfungksi karena rusak,” ungkap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Bolmong Max Iswadi Mokodompit Selasa (22/5).
Dia menjelaskan, untuk memperbaiki mobil Damkar tersebut dibutuhkan hingga ratusan juta rupiah. Dirinya mengaku, saat ini pihaknya telah merencanakan pengadaan mobil Damkar yang baru dan perbaikan ke dua mobil Damkar yang rusak tersebut. “Namun, pengadaan mobil Damkar tersebut tidak bisa dilakukan secara keseluruhan. Sebab, pengadaannya harus bertahap sesuai tahun anggaran. Kami tetap upayakan di pergeseran anggaran sekitar Rp 1,4 miliar untuk perbaikan unit mobil damkar,” ujarnya.
Ditambahkan, jika mobil Damkar sudah ada, pihaknya akan melakukan pemetaan  di lima wilayah yang berdekatan, untuk memiliki satu unit mobil Damkar. Katany, dari lima wilayah yang dipetakan itu, akan dibagi per wilayah satu unit mobil Damkar. “Apalagi, daerah Bolmkong sangat luaa, sesuai kebutuhan seharusnya setiap kecamatan memiliki satu unit mobil Damkar. Tapi, untuk sementara ini  kami masih berkoordinasi denganpihak BPBD, bila terjadi kebakaran untuk bekerjasama,” katanya.
Sementara itu, untuk peralatan seperti pakaian petugas damkar harganya satu set sekitar Rp 30 juta. Sementara kendaraan damkar baru harganya mencapai Rp 1,5 miliar.  “Bolmong juga belum punya tenaga atau petugas damkar, jadi perlu dilakukan pelatihan,” ujarnya.
Di sisi lain, dia menuturkan, kedepan oihaknya juga merencanakam adanya kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemkot Kotamobagu dalam penanganan kebakaran. “Jadi, kalau Pemkot mau kerjasama, nantinya wilayah yang berbatasan dengan Kotamobagu dapat dibantu kalau ada kebakaran. Tapi itu semua kembali ke Pemkot, karena Pemkab Bolmong tidak bisa memaksakan,” jelasnya. (Ind)
Data Kebakaran di Bolmong:
Tahun 2017  7 Kali Kejadian Musibah Kebakaran Rumah.
Tahun 2018 periode Januari – Mei terdapat 4 Kali Musibah Kebakaran Rumah.
Sumber BPBD Bolmong.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: