Kotamobagu

Dukung Penuh BNN, Pemkot Kotamobagu Siapkan Sumber Daya Untuk Kantor Baru

KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib, Sp.M., menyatakan dukungannya untuk memfasilitasi pembentukan Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) di wilayah Kotamobagu, hal ini merupakan langkah progresif pemerintah Kota Kotamobagu dalam mendukung dan menerangi peredaran, penyalahgunaan Narkotika. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota saat menggelar pertemuan bersama BNN siang tadi, Selasa, 19/05/2026

Pada pertemuan tersebut, dari pihak BNN meminta kepada pemerintah Kota Kotamobagu untuk dapat dibangun satu unit Kantor BNN di Kotamobagu guna memperkuat pengawasan dan pencegahan narkoba di daerah tersebut. Hal ini langsung direspon Oleh dr. Weny Gaib, secara positif. Pemerintah Kota Kotamobagu berkomitmen penuh dan menyokong kebutuhan pembangunan Kantor BNN, walaupun tetap mengacu kepada kondisi anggaran yang tersedia di daerah saat ini.

” Kami menyikapi rencana pembentukan BNN di Kotamobagu ini dengan sangat positif, Langkah ini penting untuk memproteksi generasi muda dan masyarakat kita,” ujar Weny Gaib.

Demi dapat merealisasikan rencana yang besar ini, Weny Gaib mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu tengah menunggu surat resmi dari pihak BNN pusat/provinsi untuk menjadi pijakan hukum untuk bergerak, dan jika sudah ada surat tersebut, maka pihak Pemkot akan langsung menerbitkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota.

Dua poin utama yang akan diakomodir dalam SK tersebut agar dapat menyokong operasional awal BNN, Pertama, Menyiapkan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot untuk diperbantukan di unit BNN baru tersebut.

Kedua, Pemkot akan menyiapkan lokasi atau gedung kantor yang layak guna mendukung seluruh rangkaian kegiatan dan program kerja BNN di lapangan

Dalam akhir wawancanya, Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, menegaskan bahwasanya kehadiran BNN di Kotamobagu sudah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Untuk mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkoba, sekaligus memaksimalkan program edukasi dan rehabilitasi di tengah masyarakat, maka perlu sinergitas antara Pemkot dan dan BNN. (SAR)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close