Bolmong

Wabup Buka Kegiatan Pelatihan Hidup Ramah Lingkungan GMIBM

BOLMONG— Membangun kesadaran jemaat, Gereja Masihi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) menggelar pelatihan hidup ramah lingkungan, Gereja GMIBM Sion Manembo, Kecamatan Passi Timur Selasa (22/5).
Kegiatan Sinode GMIBM ini dibuka langsung Wakil Bupati Bolmong Yanny Ronny Tuuk yang turut dihadiri Ketua Sinode GMIBM
Pdt Christin Raintama Panguliman bersama pemateri dari Persatuan Gereja Indonesia (PGI).
Pdt Riyadi Basuki sebagai steering committee (Sc) Kemitraan PKN_PGI mengatakan, fokus kegiatan ini ialah gereja memiliki konsen dalam pembangunan iklim ramah lingkungan. “Ya, bukan sekedar beribadah saja tanpa melakukan tindakan. Aksi-aksi gereja semakin nyata yakni ibadah dalam tindakan,”  ungkapnya.
Dia menambahkan, saat ini kami melakukan pelatihan di seluruh gereja di Indonesia. Kemudian sekarang fokusnya di Sulut khususnya di Bolmong. “Tim yang ikut yakni Pdt Henriette Neuwen Hauise dari Belanda dan Ir Debby Momongan dari Manado,” tambahnya.
Sementara itu, Pdt Riyadi berharap dalam pelatihan hidup ramah lingkungan bagi peserta ialah mengajarkan mereka sampai bisa menfaatkan sampah jadi berharga. “Misalnya pengelolaan sampah yang merusak lingkungan. Melalui pelatihan ini, kami ingin membangun manusia lebih sehat dengan pangan organik,” tuturnya.
Selain itu kata dia, keterampilan advokasi dalam bidang ekologi akan diberikan. Bukan berarti gereja menjadi praktisi hukum, namun gereja sadar mengambil bagian dalam lingkungan dan mengawalnya. “Kami prihatin terkait lingkungan  tidak hanya di Sulut, tapi di luar daerah seperti tambang yang dikatakan ramah lingkungan tapi kenyataannya tak seperti itu,” jelasnya.
Wabup Yanny, dalam sambutannya mengatakan, dirinya sangat mendukung peran gereja dalam lingkungan. “Pelatihan Hidup Ramah Lingkungan dari PGI sangat positif dalam rangka tindakan nyata gereja dalam lingkungan,” katanya. “Berharap peserta dapat memahami semua pelatihan dan menjadi guru untuk mengajarkan ilmu yang di dapat bagi seluruh jemaat,” harapnya.
Sekadar diekathui, turut hadir dalam kegiatan ini, peserta dari Papua, Lampung, Sultra, GPIB Jakarta, Sinode GMIBM dan Minahasa.
Ketua Sinode Pdt Kristine Raintama STh, Camat Passi Timur Djemi Moonik, Sangadi Manembo Helni Purukan. Kegiatan inidilaksanakan selama 3 hari mulai 22-24 Mei 2018. (Ind)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: