Bolmong

Panwaslu Pantau Politisi yang Memanfaatkan Bulan Ramadhan Sebagai Ajang Sosialisasi

BOLMONG— Bulan suci Ramadhan adalah bulan ibadah oleh para umat Muslim. Momen ini tidak menutup kemungkinan disalahgunakan oleh para politisi yang nantinya akan berkompetisi di pemilihan DPR RI, DPR Provinsi, DPRD, maupun DPD dalam hal ajang untuk bersosialisasi.
Hal itu di katakan Ketua Pengawas Pemilu (Penwaslu) Kebupaten Bolmong. Menurutnya, pihaknya baik menjelang dan disaat menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan akan tetap selalu siap dan sigap dalam melakukan pengawasan.  “Bulan Ramadhan seringkali menjadi momentum yang dimanfaatkan oleh oknum politisi sebagai ajang sosialisasi diri, baik dalam bentuk ucapan ataupun kunjungan langsung ataupun sifatnya syafari Ramadhan. Namun kami tetap mengawasinya,” ungkap Pengkerego kepada ProBMR. Com.
Dia menambahkan, Panwaslu akan memantau kegiatan yang bisa menjadi ajang kampanye di luar tahapan. Dirinya menegaskan, persiapan ini akan dilakukan hingga pada tingkat panwaslu desa dan kelurahan dengan melakukan kajian unsur pelanggaran yang dimungkinkan terjadi di luar tahapan kampanye baik berupa ajakan ataupun iming-iming yang bisa saja mengandung unsur kampanye didalamnya. “Sebagai tindak pencegahan saya sebagai koordinator Divisi Pencegahan Hubungan antar Lembaga tentu tetap berupaya semaksimal mungkin mencegah kemungkinan-kemungkinan yang dimaksud,” tambahnya.
Oleh karena itu kata Pengkerego, Panwaslu Kabupaten mewarning setiap perlakuan yang sifatnya menghindari segalah kemungkinan terkait kebiasaan para politisi yang menjadikan momentum Ramadhan sebagai ajang sosialisasi bakal calon.  “Saya pikir para peserta pemilu sangat memahami bahwa bagaiamana bentuk pelanggaran dan bukan pelanggaran sehingga harus menghindari tindak pelanggaran sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang Pemilu pada pasal 275, dan Pasal 492 UU No. 7 Tahun 2017. “Gambaran utamanya jangan pernah melakukan tindakan yang bertentangan dengan aturan baik itu aturan prundang-undangan yang berlaku,” katanya mengakhiri. (Ind)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: