Yasti Hadiri Rakor Pembangunan dan Evaluasi RKPD 2017 Kabupaten se Sulut

BOLMONG– Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow hadiri rapat koordinasi (Rakor) pembangunan dan evaluasi hasil pelaksanaan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) tahun 2017, se Kabupaten/Kota Sulawesi Utara (Sulut).
Kegiatan digelar di gedung Graha Gubernur Bumi Beringin. Manado (2/2). Menariknya, dihadapan seluruh kepada daerah se Sulut, Yasti menyampaikan, pelaksanaan rencana kerja Pemerintah Daerah (Pemda) Bolmong melalui rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD), rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), serta tata cara perubaan RPJPD, dan RPJMD, dan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) sudah mengunakan aplikasi E-Monev. Bahkan, seluruh program Pemda Bolmong sudah dirancang melalui E-Planning, E-Budgeting, sudah terintegrasi dan sinkronisasi dengan ke Bappenas dan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).
“Tak hanya di evaluasi. Tapi, output renja yang di input dalam RKPD mulai dari Impac, outcam serta output dari renja sudah di masukan kedalam aplikasi E-Monev. Semua program sudah terintegrasi, sehingga mudah bagi kita untuk melaksanakan program pembangunan secara menyeluruh dari tingkat Nasional, Provinsi dan Kabupaten,” tutur Yasti.
Sementara itu, Kepala Bappeda Bolmong Yarlis Hattam menuturkan, tujuan rakornev untuk melakukan kegiatan koordinasi, konsultasi perencanaan, pengendalian dan evaluasi rencana pembangunan dalam rangka sinergi pencapaian prioritas, serta sasaran pembangunan nasional untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Yang menarik kata Yarlis, RKPD 2017 Bolmong sudah memakai aplikasi E-Monev, sehingga tak ada kendala dalam setiap perencanaan program pembangunan daerah. “Ya, justru RKPD Bolmong sangat baik karena sudah pakai aplikasi E-Monev,” katanya.
Untuk RKPD 2018 jelas Yarlis, akan disesuaikan lagi. Sebab, semua program dan kegiatan perangkat daerah, sampai dengan progres pembangunan, termasuk PPTK akan dimasukan dalam aplikasi E-Monev, dan dievaluasi setiap triwulan. “Semua program perencanaan pembangunan OPD harus terintegrasi melalui aplikasi E-Monev ini. Sehingga progres pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik,” katanya. (Ind)




