Pantai Losari Jadi Alternatif Wisata dan Kegiatan

BOLMONG– Destinasi wisata di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) tak diragukan lagi keindahannya. Ya, Bolmong memang dikenal sebagai daerah yang kaya dengan keindahan tempat wisatanya.
Salah satunya, keindahan Pantai Losari yang terletak di Desa Lolak. Keindahan pantai ini bahkan mampu menarik perhatian warga, tak hanya warga Bolmong, tetapi juga wisatawan dari luar daerah. Lokasi pantai yang meski belum lama dikenal oleh masyarakat ini, mampuh menyedot ribuan pengunjung.
Lokasi Pantai Losari ini, banyak dijadikan warga sebagai tempat rekreasi, ibadah jemaat, dan berbagai kegiatan sambil menikmati keindahan pantai yang sudah dilengkapi dengan tempat berteduh dan tenda. Untuk akses jalan menuju tempat tersebut terbilang sudah bagus, serta mudah dijangkau. Sementara biaya untum masuk juga hanya Rp 2000 per orang, untuk pondok-pondok dan tenda untuk dijadikan tempat berteduh oleh pengunjung tidak mahal.
Minggu (28/1), tempat ini juga dijadikan oleh Jemaat GMIBM Pniel Siniyung sebagai tempat untuk melaksanakan ibadah kunci tahun. Tak hanya warga Kristen asal Desa Siniyung yang hadir, tetapi juga sebagian besar warga Muslim berbondong-bondong menuju pantai itu. “Ini sudah sering dilakukan setiap ibadah kunci tahun, biasanya di tempat wisata seperti ini,” ungkap sejumlah jemaat.
Ketua Jemaat Pniel Siniyung Welly Manansal S.Th mengatakan, kita harus terus bersyukur dengan tahun-tahun yang sudah dilewati dan mulai menjalani tahu ini dengan penuh pengharapan supaya kita bisa menjalani tahun ini dengan baik. “Berharap tahun ini, kita bisa lewati bersama dengan segalah baik. Dan terus dalam lindungan dan berkat dari Tuhan Yang Maha Esa,” singkatnya.
Pantauan ProBMR.com, pengunjung pantai losari ini capai hinga ribuan orang. Selain warga Siniyung, banyak juga dari jemaat-jemaat lainnya serta wisatawan dari luar yang memadati tempat itu. Hingga ada beberapa jemaat yang harus mencari lokasi lain untuk melaksanakan kegiatan dikarenakan tenda sudah tak cukup.
Terpisah, Ridwan Paputungan warga Desa Lolak yang adalah salah satu warga yang mengelolah tempat wisata ini menuturkan, hampir setiap hari Sabtu dan Minggu pengunjungnya membludak seperti ini. “Hari ini sangat banyak, hingga mencapai ribuan pengunjung, apalagi sekaligus mereka melaksanakan berbagai kegiatan,” jelasnya. (Ind)



