Bolmong
Pemkab Akan Lebih Objektif dan Terukur Dalam Pemberian TKD

BOLMONG— Pemberian Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) kepada PNS jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong mulai tahun ini akan lebih objektif.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong, Tahlis Gallang, mengatakan, peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur tentang pemberian TKD sementara disusun. “Untuk selanjutnya, nanti akan disosialisasikan. Yang jelas lebih terukur, lebih akurat dan lebih objektif,” kata Sekda, Tahlis Gallang, saat memimpin apel kebersamaan seluruh jajaran Pemkab Bolmong belum lama ini.
Apalagi kata Tahlis, mulai tahun ini juga, sistem absensi PNS sudah diperketat dengan menggunakan sensor wajah (face detector). Jadi, lebih akurat dan terukur. Karena, disipilin merupakan salah satu indikator utama dalam pemberian TKD. “Untuk mendapatkan TKD secara utuh, semua tergantung PNS yang bersangkutan. Intinya harus disiplin,” tuturnya.
Di sisi lain, dirinya menambahkan, sistem absensi dengan sensor wajah lebih akurat dan yang terpenting tidak bisa dimanipulasi. Termasuk total jam kerja setiap PNS dalam satu bulan berjalan akan diketahui. Sesuai aturan dari Kemenpan RB menyebutkan jam kerja PNS harus 37,5 jam dalam seminggu. Satu hari harus 7,5 jam. “Jadi total jam kerja dalam satu bulan harus 750 jam. Dan itu semua akan terbaca pada sistem absensi yang baru ini. Jika kurang, maka otomatis TKD juga akan dipotong,” tegasnya.
Dirinya berharap seluruh jajaran Pemkab Bolmong untuk lebih memperhatikan dan meningkatkan disiplin serta semangat kerja untuk mewujudkan apa yang menjadi visi-misi Bupati dan Wakil Bupati. Susunan kabinet juga sudah semakin baik pasca rolling jabatan baru-baru ini. “Ini penting untuk dipahami bersama, karena selain pemotongan TKD, disipilin PNS juga diatur dalam peraturan pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS. Di situ jelas diatur terkait pemberian sanksi bagi PNS yang melanggar disiplin. Bahkan bisa sampai pada pemecatan tidak dengan hormat,” katanya sembari berharap, kepada pejabat yang baru dilantik agar senantiasa mengamban amanah yang sudah diberikan oleh pimpinan dengan sebaik-baiknya. “Bupati dan Wabup punya target kerja yang harus dicapai. Dan untuk mewujudkan itu, perlu kerja sama dari kita semua,” pungkasnya.(Ind)



