Bolmong

Aiman Banggakan Indonesia di China

BOLMONG – Solaeman Pontoh, Salah satu ASN Bolmong yang diutus Indonesia ke China untuk memenuhi undangan kegiatan International Symposium City Planing And Enviromental Management di Nanjing, China, 5- 8 Januari 2018, berhasil tampil maksimal. Bunda Aiman, sapaan akrabnya, sebagai guess speaker pada pertemuan ke-11 International Symposium City Planing And Enviromental Management di Nanjing, bersama wakil Indonesia lainya seperti Prof DR Murti Jeddari, DR Andi Heni Muliawati, M Rizky Ali Darmawan SSTP dan DR Andini Pratiwi.

Inilah kisah Bunda Aiman melalui rilis resminya. “Awal aktifitas kami di Nanjing adalah mencari hotel sesuai dengan reservasi yang telah kami booking. Setelah istirahat sejenak kami menuju ke South East University untuk registrasi kepesertaan dalam simposium itu,” ungkapnya. dilanjutkan dengan wellcome party di Li Yuan Hotel. “Disini kami banyak berkenalan dengan para profesor dan peneliti dari berbagai negara. Kita banyak share tentang berbagai hal serta saling mengundang untuk saling berkunjung ke negara masing masing,” kata Aiman.

Hari kedua pelaksanaan kegiatan itu, opening ceremony dilanjutkan dengan keynot speak dari empat profesor yang pada intinya adalah untuk memberikan masukan dalam hal penelitian.
Sesudah opening ceremony dilanjutkan dengan presentasi dari tim peneliti maupun perorangan tentang hasil penelitian dari berbagai negara di lanjutkan dengan tanya jawab seluruh peserta yang hadir membedah hasil penelitian, baik itu perorangan maupun kelompok.
“Jika tidak bisa mempertahankan hasil penelitian maka penelitian itu dianggap perlu dikaji kembali. Alhamdulillah tim Indonesia mampu meyakinkan seluruh peserta akan hasil penelitiannya dan sertifikat dapat kami bawa pulang dengan hati gembira,” ujarnya. Lanjutnya, pada hari ketiga adalah kegiatan diskusi. Di sini peserta lebih banyak share soal akademisi baik strata 1, 2 dan 3.

Pada kegiatan itu dipaparkan 72 paper hasil penelitian yang akan dipresentasikan dalam simposium tahun ini. Penyajiannya terbagi atas 18 sesi. Setiap sesi terdiri dari empat bagian yang akan dipresentasikan.

“Alhamdulillah kami berhasil menyajikan materi pada forum itu. Paper yang dipresentasikan adalah Rapid Population and Migration at Bontang City, Indonesia dan The Border Cities Development Ini Strengthening The State’s Sovereignty And Nationalism In Indonesia. Sebuah kebanggaan bagi kami yang mewakili Indonesia adalah mempertahankan hasil penelitian kami, buah kerja keras hampir selama 2 tahun terbayar dengan indah dan mampu kami persembahkan kepada dunia Internasional. Terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia, terutama pemerintah dan masyarakat Bolaang Mongondow,” pungkas ASN di DPRD Bolmong ini. (sal/*)

Inilah Materi Yang Dipresntasikan di Nanjing China:

URBAN REGENERATION
COMMUNITY REVITALIZATION
URBAN TRANFORMATION
URBAN FASILITIES
PUBLIC POLICY
PLANNING & CITIZENS
URBAN PUBLIC SPACE I
URBAM PUBLIC SPACE II
URBAN THEORY PRACTICE REVISION
URBAN HISTORY AND HERITAGE
URBAN FORM
URBAN DATA ANALYSIS
URBAN TRANSFORMATION I
URBAM TRANSFORMATION II
URBAN ENVIRONMENT
HOUSING AND SETTLEMENT
DISASTER PREVENTION
SUB URBAN AND RURAL PLANING

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close