Polres Seriusi Dugaan Kekerasan pada Anak Kelas 5 SD di Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Siswa Sekolah Dasar (SD) kembali menjadi korban kekerasan. Judo Josua Wiratama (9) yang masih duduk di bangku kelas 5 SD di Kotamobagu diduga dipukul orang tua murid.
Menurut keterangan korban Judo, Kamis (23/11) pada saat pulang sekolah, dirinya terlibat perkelahian dengan sesama siswa SD yang berinisial NS, akan tetapi tidak berlanjut karena ada guru yang melerai.
Kemudian, pada saat dirinya dan teman-teman hendak menunggu Bentor untuk pulang ke rumah, tiba-tiba datang Nenek dari siswa NS sambil marah-marah, mencari dan bertanya: ”sapa nama Judo Disney,”
Mendapat keterangan dari siswa lain, akhirnya Nenek NS mendapati Judo dan mengatakan ”kiapa ada pukul pa Nathan, sbantar taputar ngana pe talinga sampe tacabu,” sembari memukul lengan tangan Judo.
Kemudian datang suami dari nenek NS dengan menggunakan sepeda motor mendekati korban Judo. Dengan marah-marah mengatakan “kiapa pukul pa Nathan,” sambil memukul ke arah kepala bagian atas korban, akan tetapi tidak sampai mengena.
”Pukulan pertama tidak kena. Nanti dia (kakek NS) pukul kedua baru kena di kepala bagian atas (ubun-ubun). Saya tidak melawan atau menghindar, saya hanya diam saja karena sudah takut,”ujar Judo yang nampak masih trauma.
Lanjut Judo, setelah memukul, kakek dan nenek NS langsung pergi meninggalkan dirinya yang saat itu langsung menangis karena kesakitan.
”Saya menangis karena kepala terasa sakit sekali dan pusing. Beruntung ada teman-teman saya yang mengantar sampai dirumah,” kata Judo. Ibu Judo, Merry Pricilia Tumbel melaporkan kejadian ini di Polres Bolmong. ”Kami akan langsung melakukan gelar perkara, karena korban anak di bawah umur,” kata Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP Hanny Lukas. (sal)




