Bolmong

Petani Sawah Beralih Tanam Jagung

BOLMONG – Petani sawah mulai banyak yang memilih beralih ke tanam jagung. Hal ini disebabkan,  karena keuntungan hasil panen padi dan jagung tidak jauh berbeda sementara biaya proses produksi mulai dari menanam hingga panen sangat jauh. Apalagi saat ini sedang ada rehabilitasi bendungan Toraut. “Meski produksi beras termasuk besar di Bolmong, namun dengan adanya pertimbangan masyarakat dengan perhitungan seperti itu, nanti akan berpengaruh,” kata Wakil Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yanny Ronny Tuuk.

Menurutnya, di beberapa wilayah yang sebelumnya biasa ditanam padi, sekarang sudah banyak yang ditanami jagung. Pihak dinas pertanian harus cepat dalam memberikan pengertian kepada para petani terkait hal ini, sehingga mereka tidak mudah terpengaruh. “Ini yang membuat petani sawah memilih beralih ke petani jagung, karena mereka berpikir menanam beras itu prosesnya susah sedangkan menanam jagung lebih mudah, sementara keuntungannya tidak jauh beda, makanya mereka memilih untuk beralih,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Remon Rattu mengatakan, kondisi produksi pangan di Bolmong masih terbilang aman. “Dengan berbagai program, serta bantuan disalurkan, juga terus bersosialisasi hingga saat ini Bolmong masih cukup aman,” tuturnya. Dirinyapun mengakui akan menindaklajuti apa yang disampaikan oleh Wabup Bolmong terkait apa yang didapati di lapangan. “Kita pasti tindaklanjut persoalan tersebut, sehingga masyarakat tidak mudah beralih,” katanya. (sal)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close