Bolmong

Balita Desa Abak Menderita Gizi Buruk

ilustrasi
ilustrasi

BOLMONG— Balita asal Desa Abak Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mulai terserang penyakit Gizi Buruk. Buktinya, di desa tersebut, ditemukan bayi berusia 2,2 tahun atas mama Irgi Mamonto, dipastikan menderita penyakit berbahaya tersebut.

Terinformasi, Irgi adalah anak dari Guripan Mamonto dan Alia Sengkei,  dan hanya memiliki berat badan 6.4 kilogram. Berdasarkan penjelasan Alia orang tua Irgi, diusianya yang baru satu minggu, Irgi dirawat di Rumah sakit (Rs), karena menderita penyakit Pneumonia atau paru-paru basah. “Hingga berumur 2,2 tahun, berat badan Irgi terus menurun dan hanya 6,4 kilogram. Saat pemeriksaan di Posyandu, Dokter memvonis Irgi menderita gizi buruk. Sebab kondisi tubuhnya tidak sebanding dengan berat badan,” ungkap Alia.

Dijelaskan, Irgi tidak dibawa ke Rs karena tidak memiliki biaya pengobatan. Menurutnya, jangankan biaya berobat,  untuk memenuhi kebutuhan sehari hari saja tidak mencukupi. “Kalau suami kerja serabutan,” katanya.

Untuk mengembalikan berat badan Irgi normal, tim medis dari UPTD Puskesmas Lolayan terus melakukan pemantauan dengan memberikan asupan Nutrisi makanan bergizi. Untuk saat ini kata Alia, berat badan Irgi sudah mulai naik 6,7 kilogram. “Kami memberikan asupan gizi terbaik untuk Balita tersebut, selain itu membantu secara sukarela kepada pihak keluarga Irgi. Dengan pemantauan secara rutin saat ini berat badan Irgi mulai bertambah dari 6,4 naik 6,7 kilogram,” tutur Kepala Puskesmas Lolayan Junaidi Pampaile.

Dikonfirmasi terpisah, Kadis Kesehatan Bolmong Yulin Papuling mengatakan, Irgi memang masuk garis merah, namun terus dalam pemantauan dinkes melalui puskesmas setempat. ”Irgi adalah anak ke empat dari enam bersaudara, sementara anak ke lima adalah anak kembar. Pengaruhnya dari anak keempat  dan kelima sangat dekat, mereka masih keluarga muda. Diduga sudah setahun irgi menderita paru-paru basah,” kata Papuling. (Ind)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close