Bolmong

DPRD Kebanjiran Aduan Lewat SMS

ilustrasi
ilustrasi

BOLMONG – Sejak diadakanya nomor aspirasi Dewan Perwakilana Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow (Bolmong), aduan masyarakat mulai banyak yang masuk. Diantaaanya, pelayanan di SKPD yang dikeluhkan masyarakat.

Seperti Short Masage Servis (SMS) aduan berupa, pengurusan dokumen di instansi terkait lama di proses. “Kami harapkan wakil rakyat bisa menegur melalui Pj Bupati Bolmong Aadrianus Nikson Watung soal pelayanan ijin di Instansi Bolmong,” ungkap warga yang mengirimkan keluhanya ke nomor aspirasi.

Menanggapi hal tersebut Kepala Bagian (Kabag) Risalah Jenli Mongilong, mengatakan aduan yang masuk banyak di aduan pelayanan public. “Hingga hari ini sudah banyak laporan masuk melalui Kasubag aspirasi soal pelayanan, misalnya dewan menegur dinas badan yang ada soal pelayanan melalui bupati,” ujar Mongilong.

Menurutnya, kedepanya semua aspirasi yang masuk itu, akan diverifikasi berupa aduan apakah benar dan bakal ditindak lanjuti. “Kami akan cek dan ricek ke lapangan aduan yang masuk, apalgi yang terjadi  di sekitar masyarakat, sebab dengan begitu akan disampaikan ke pimpinan DPRD Bolmong untuk ditindak lanjuti lewat komisi yang bermitra langsung dengan OPD,” tegasnya.

Menariknya, meskipun dalam pesta demokrasi di Bolmong selaku pengendalian nomor aspirasi DPRD Bolmong, Bagian Risalah belum pernah mendapati aduan berupa politik. “Hingga hari ini belum ada yang masuk berupa SMS politik, semua masih wajar-wajar saja,” tukasnya.

Terpisah Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bolmong Yaya Fasah, menambahkan nantinya juga akan ada aduan berupa penyampaian lewat Media Sosial (Medsos) untuk, mempermudah penyerapan aspirasi DPRD. “Perkembangan teknologi saat ini, bukan hanya keperluan pribadi saja, tetapi bagimana laporan bisa masuk dengan cara melalui Medsos, kedepanya kami akan juga mengbangkan itu,” tutupnya. (ind)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close