
BOLMONG – Perebutan kursi Ketua DPD (Dewan Pimpinan Daerah) PAN (Partai Amanat Nasional) Kabupaten Bolaang Mongondow, pasca dilaksanakan Musyawarah Daerah pada Sabtu (18/06) lalu, terus memanas. Informasi yang diperoleh, penentuan siapa yang akan menjadi nahkoda DPD PAN Bolmong, masih menunggu hasil rapat di tingkat formatur, yang terdiri dari empat orang. Yakni Kamran Muchtar, Musli Manoppo, Ardiansyah Imban dan Salihi Mokodongan.
Salah satu formateur, Kamran Muchtar yang ditemui diruangannya menegaskan, Ketua DPD PAN Bolmong hasil musda, belum ada. “Belum ada ketua DPD hasil Musda. Rapat formateur untuk menentukan siapa menjadi ketua DPD, itu belum dilaksanakan,” tegas Kamran.
Kamran juga meminta Salihi Mokodongan untuk fokus pada agenda Pilkada (Pemilihan kepala daerah). “Sebaiknya pak Salihi fokus saja pada agenda pilkada,” kata Kamran.
Pengamat politik Bolmong, Ibal Paputungan mengatakan, jika melihat perkembangan yang ada di PAN Bolmong, Kamran Muchtar paling yang menjadi ketua DPD. “Kamran itu orang yang sangat tepat memimpin PAN Bolmong. Punya segudang pengalaman berpolitik dan berorganisasi. Apalagi posisinya sebagai Wakil Ketua DPRD Bolmong. PAN butuh figur yang tidak hanya mahir mengelola, tapi juga cakap dalam berpolitik,” kata Ibal.
Menurut Ibal, meski ada dua rekomendasi yang dihasilkan pada Musda, yakni, Hi Salihi Mokodongan sebagai calon tunggal PAN pada Pilkada Bolmong 2017, dan mengusulkan kepada fotmatur untuk menetapkan sebagai Ketua DPD PAN, namun hal itu bisa saja berubah. “Karena itu sifatnya baru rekomendasi, artinya belum final. Apalagi ada empat nama formateur. Rekomendasi musda itu bisa saja terlaksana bisa juga tidak. Karena ini hasil politik dan setiap waktu konstalasi politik itu akan mengalami perubahan. Pastinya akan diketahui setelah ada satu dari empat formateur ditetapkan sebagai ketua DPD,” ujarnya.
Informasi yang diperoleh dari sumber resmi menyebutkan, posisi Salihi Mokodongan belum aman untuk menjadi ketua DPD PAN,dan sebagai calon tunggal bupati pada Pilkada Bolmong 2017 mendatang. Meski Salihi sendiri, masuk pada jajaran formateur. “Kamran Muchtar dan Musli Mokodongan berpotensi menjadi Ketua dan Sekertaris DPD. Posisi Salihi Mokodongan sampai saat ini, belum sepenuhnya aman,” bebernya. (sal)




