Nasional

Dinkes Banjarnegara Kirim Sampel Gaplek untuk Diuji Laboratorium

Petugas sudah mengambil sampel gaplek yang menewaskan dua orang warga di Kabupaten Banjarnegara. Sampel tersebut diambil dari rumah Musroil, salah satu korban meninggal dunia yang diduga karena karacunan gaplek di Desa Kaliajir Kecamatan Purwanegara.
Sampel gaplek sudah dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk diteliti di laboratorium oleh Dinas Kesehatan Banjarnegara. Hasil pemeriksaan laboratorium baru akan diketahui sekitar 3 minggu.

“Petugas sudah mengambil makanan jenis gaplek yang masih ada di rumah korban. Baik makanan dalam bentuk bahan maupun yang sudah jadi,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara dr Ahmad Setiawan, Senin (9/10/2017).
Dia mengatakan setelah ada laporan adanya kasus yang diduga keracunan, pihaknya langsung menerjunkan tim untuk melihat makanan apa yang ada di rumah itu.
“Saat ini, makanan tersebut tengah diuji laboratorium untuk diteliti apakah menjadi penyebab kematian atau bukan,” kata dia.

Ahmad menuturkan kemungkinan lain bisa muncul dari perilaku pengolahan makanan. Saat ini, ia mengimbau agar warga lebih berhati-hati dalam mengolah makanan tersebut.
Namun di sisi lain, warga diminta untuk tidak panik dengan adanya kasus tersebut. Mengingat jenis makanan gaplek merupakan salah satu makanan pokok warga di Desa Petir dan sekitarnya.

“Kalau membuat gaplek harus diperhatikan adalah alas. Sehingga menjauhkan dari bakteri, dijaga kelembaban dan dijauhkan dari bahan-bahan berbahaya,” pungkas dia.

detik.com

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close