Bolmong
Pengembangan Wisata Pulau Tiga, Tunggu MOU Pemkab dan Pihak Ketiga

BOLMONG— Pengembangan destinasi wisata Pulau tiga yang ada di Kecamatan Sangtombolang Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), masih tuggu memorandum of undertanding (MOU) antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan pihak ketiga.
Dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2017 dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) di Ruang Rapat Komisi II di Lolak, Rabu (25/4). Ketua Pansus Masri Daeng Masenge pertanyakan pengembangan destinasi wisata Pulau tiga tersebut. “Saat ini sudah sejauh mana promosi destinasi Pulau tiga, Serta komunikasi dengan pihak ketiga selaku pengembang,” kata Masenge.
Dia memanbahkan, Bolmong memiliki banyak potensi lainnya, sehingga harus ada pengembangan jaringan promosi. “Karena kita punya banyak objek wisata. Diantaranya Paser Putih dan Penangkaran Maleo. Ini harus dipromosikan di media agar Output nya bisa terasa, yang akhirnya berdampak pada peningkatan PAD,” jelasnya. “Untuk mempromosikan objek-objek wisata tersebut, pihak DPRD siap membantu, karena kami memiliki website DPRD,” tuturnya.
Menanggapi hal tersbut, Kepala Disparbud Bolmong, Ulfa Paputungan mengatakan untuk pengembangan Pulau tiga masih terus diperjuangkan. “Sejauh ini baru penyampaian proposal dan presentasi, karena MOU belum ditandatangani,” jelasnya.
Lanjutnya, jika MOU sudah ditandatangani akan dilanjutkan pengembangannya. “Sampai saat ini belum ada kejelasan dari pengembang selaku pihak ketiga. Kalau untuk pembagiannya sudah ada di MOU,” katanya mengakhiri. (Ind)



