Kotamobagu

Guru SMA di Kotamobagu Tak Bisa Pindah Ke Jabatan Struktural

adnan masinae

ProBMR, KOTAMOBAGU–Guru Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang duduk di jabatan fungsional tidak bisa lagi mengajukan permohonan pindah ke jabatan struktural. Demikian yang dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) Kotamobagu, Adnan Massinae, Jumat (10/6).

Menurut Adnan, kebijakan itu sudah diberlakukan sejak bulan Oktober 2015 lalu, karena adanya pengalihan pengelolaan dari kabupaten kota ke provinsi. Jika pun bisa pindah, dipastikan akan ada kesalahan data, dan yang dirugikan tentunya adalah yang bersangkutan.

“Datanya nanti akan error dan bisa saja yang bersangkutan tidak akan menerima gaji karena akan terjadi kesalahan data,” kata Adnan.

Meski demikian, Adnan mengatakan, bagi guru SMA dan SMK yang akan mengajukan pindah di jabatan struktural, bisa dilakukan pada saat pengalihan data ke provinsi telah selesai.

“ Yang pasti untuk penyerahan P3 atau personil peralatan dan pembiayaan untuk SMA sederajat nanti 2017 mendatang. Namun yang akan mengajukan permohonan itu silakan ke provinsi,” ujar Adnan.

Saat permohonan telah disetujui dan diterima pemerintah provinsi, lanjut Adnan, yang bersangkutan kembali mengajukan permohonan ke Pemerintah Kota Kotamobagu, “Pengajuan permohonan pindah akan dilihat sesuai dengan kebutuhan di Kotamobagu,” ujarnya. (Rez)

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: