Sekda Buka Konsultasi Publik Studi Amdal Kimong

BOLMONG – Sekretaris Daerah Bolaang Mongondow (Bolmong) Tahlis Gallang, membuka Konsultasi Publik tentang studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Kawasan Industri Mongondow (KIMONG), di kantor bupati, Selasa (15/3). Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Yahya Fasa, Kaban Bappeda Ir Taufik Mokoginta, Kadis Perhubungan Sugih Arto Banteng, Konsultan Kimong dan Pimpinan Kimong. Hadir juga perwakilan masyarakat Desa Diat, Tuyat, Tanduk, Lolak Padang, Lolak II, Lolak Tombolango, Lolak, Mongkoinit, Pindolili dan Lolak Dulangon kecamatan Lolak.
Dalam sambutanya sekda mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada Direktur Kimong dan jajarannya serta Konsultan yang akan menyusun AMDAL. Menurutnya, dengan dibahasnya AMDAL ini tentu semakin memperjelas harapan pemerintah daerah dalam mewujudkan investasi yang besar di Bolmong. “Apalagi kita bersyukur bahwa Kimong bukan hanya menjadi tugas dari pemerintah daerah, tapi saat ini sudah menjadi program strategis baik tingkat Provinsi maupun tingkat pusat,” kata Tahlis. Dalam kesempatan ini juga kata Tahlis bisa dipastikan Kimong dalam waktu yang tidak terlalu lama akan segera dibangun. “Semua hal-hal teknis, kita sudah bahas dengan Kimong dan lembaga yang terkait. Bahkan dari kementerian terkait terutama yang dibahas kesesuaian tata ruang dan Alhamdulillah itu sudah selesai,” ujar Tahlis.
Hari ini sudah masuk pada tahapan penyusunan AMDAL. Jadi forum ini sengaja dibuat untuk konsultasi publik supaya masyarakat dan tokoh-tokoh masyarakat dan publik juga mengetahui seperti apa pengelolaan limbah, pelestarian lingkungan di dalam Kimong. “Bupati berharap keaktifan kita semua terutama para tokoh masyarakat, Sangadi dan perangkat desa serta pimpinan SKPD,” imbuh Tahlis.
Ia mengajak masyarakat untuk bersama – sama memberikan Informasi kepada konsultan agar informasi itu dapat dikelola dan hasil analisis dari data dan informasi yang diberikan dapat menghasilkan AMDAL yang luar biasa dari masyarakat Bolmong. “Intinya kami sangat bersyukur sekali karena merasakan manfaatnya dari masyarakat itu sendiri,” ucap Tahlis.
Manfaatnya terutama kata dia, terbukanya lapangan kerja, Namun yang utamanya berputarnya roda ekonomi. “Jika ada investasi masuk tentu uang juga akan masuk dan banyak uang beredar ke masyarakat serta daya beli masyarakat akan meningkat pula,” ungkap Tahlis. (sal)




